
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) berpeluang besar menolak wacana untuk menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk menggantikan anak bungsunya, Kaesang Pangarep.
Jamiluddin menjelaskan bahwa langkah mengambil alih pimpinan partai berisiko merusak wibawa kepemimpinan Kaesang yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PSI.
Menurutnya, Jokowi akan lebih memilih berperan mendampingi dan mendukung dari belakang ketimbang menduduki posisi puncak secara langsung.
“Jokowi tidak akan menjatuhkan marwah anaknya, Kaesang, bila ia mengambil alih posisi ketum. Bagi Jokowi, Kaesang adalah aset penerusnya yang harus dijaga marwahnya sebagai ketum PSI,” ujar Jamiluddin kepada WARTA EKONOMI, Jumat (23/10).
Sebelumnya, wacana pergantian pimpinan ini mengemuka setelah Wakil Ketua Umum PSI Ronald Aristone Sinaga (Bro Ron) mengungkapkan adanya aspirasi dari kader-kader di daerah yang menginginkan figur Jokowi memimpin partai.
Baca Juga: Internal PSI Terpecah Terkait Posisi Jokowi Mau Jadi Ketua Dewan Pembina atau Congkel Posisi Kaesang
Desakan tersebut tidak terlepas dari kebutuhan PSI terhadap figur berdaya tarik tinggi guna mendongkrak elektabilitas partai yang dinilai stagnan, baik di bawah kepemimpinan Kaesang maupun Ketua Harian Ahmad Ali.
Meski penerimaan kader terhadap Jokowi sangat tinggi, Jamiluddin memprediksi Jokowi tidak akan menggeser Kaesang.
Sebagai gantinya, Jokowi diperkirakan akan membantu PSI melalui rangkaian safari politik ke berbagai wilayah Indonesia untuk menggalang dukungan pemilih.
“Jokowi ingin tut wuri handayani dalam suksesi anaknya ke depan. Jokowi tetap mengedepankan anaknya di PSI. Harapannya, kalau nanti PSI sukses ke Senayan, itu bisa diklaim sebagai suksesnya Kaesang,” pungkas Jamiluddin.
Untuk diketahui, Jokowi mempunya tiga anak, anak pertama Gibran Rakabuming Raka yang kini telah diberi jatah posisi Wakil Presiden. Anak kedua, Kahiyang Ayu yang suaminya adalah Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
Sedangkan anak bungsu Jokowi-Iriana adalah Kaesang Pangarep, yang telah diberi posisi Ketua Umum PSI sejak menggeser posisi Giring Ganesha.
