Wednesday, October 21News That Matters

Tiga Srikandi TelkomGroup Hadirkan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026


Wacana Berita, Denpasar –

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan pentingnya peran kepemimpinan perempuan dalam mendukung transformasi digital dan penguatan kedaulatan teknologi Indonesia melalui sesi Women Tech Founder, Tea Talk with Minister pada rangkaian Bali Tech Week (BTW) 2026 di Denpasar, Bali, pada Senin (19/10).

Dalam sesi ini, Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid bersama Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine serta dua Komisaris Independen Telkom, Ira Noviarti dan Rofikoh Rokhim, bersama jajaran pemimpin perempuan di sektor telekomunikasi digital membahas kepemimpinan strategis, kolaborasi, dan pengembangan kapabilitas digital dalam menjawab kebutuhan industri serta memperkuat daya saing nasional.

Penguatan kedaulatan teknologi (sovereign technology) membutuhkan dukungan infrastruktur digital yang andal dan terintegrasi, serta kapabilitas teknologi yang mampu menjawab kebutuhan berbagai sektor industri. Dalam konteks tersebut, TelkomGroup memiliki infrastruktur digital yang mendukung transformasi industri nasional, sementara kepemimpinan perempuan turut memperkaya perspektif dalam pengambilan keputusan strategis dan mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine menyampaikan, “Peran perempuan menjadi bagian penting dalam perjalanan transformasi TelkomGroup. Keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan strategis dapat memperkaya perspektif, mendorong inovasi, serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.”

BTW 2026 merupakan ajang yang mempertemukan pelaku industri, pemimpin teknologi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong kolaborasi serta inovasi digital. Mengusung tema “Archipelago Ascending: Advance Together, Innovate Further”, forum ini menghadirkan 13 program teknologi dalam satu agenda bertaraf internasional. Lebih dari 5.000 delegasi dari puluhan negara hadir dalam kegiatan ini.

Telkom bersama operating company (OpCo) di lingkungan TelkomGroup turut berpartisipasi melalui pameran untuk menampilkan kapabilitas, infrastruktur, dan solusi digital yang mendukung kebutuhan industri serta agenda pembangunan digital nasional.

Baca Juga: Telkom Percepat Buyback Saham Rp4 Triliun, Masih Kantongi Sisa Alokasi Rp3 Triliun

Melewati hari pertama penyelenggaraannya, BTW 2026 mengulas beragam isu strategis melalui sesi panel dan pemaparan dari sejumlah tokoh, di antaranya Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi RI Bahlil Lahadalia, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, serta Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno. Berbagai paparan tersebut membahas arah kebijakan, pengembangan ekosistem digital, dan peluang kolaborasi untuk mendukung transformasi digital Indonesia.

Sebagai upaya mendukung pembangunan dan kedaulatan digital nasional, TelkomGroup mengembangkan kapabilitas dengan tiga pilar utama, yaitu Sovereign Digital Infrastructure, Sovereign Intelligence & Impact, serta Sovereign Trust & Resilience. Ketiganya menjadi landasan bagi penguatan ekosistem digital nasional, mulai dari perluasan jangkauan konektivitas dan optimalisasi pemanfaatan teknologi hingga penguatan keamanan dan ketahanan ekosistem digital.

Pada pilar Sovereign Intelligence & Impact, TelkomGroup mengembangkan kapabilitas dan solusi digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), untuk meningkatkan produktivitas serta menciptakan nilai tambah bagi berbagai sektor industri. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan Telkom Solution untuk menggarap peluang bisnis pada segmen Business-to-Business Information and Communication Technology (B2B ICT) Telkom sekaligus memperluas jangkauan pasar regional dan global.

“Telkom Solution terus memperkuat kesiapan sebagai penyedia solusi digital B2B melalui layanan konektivitas dan solusi ICT terintegrasi dan didukung oleh teknolodi AI, termasuk pada data center, cloud, serta keamanan siber. Kapabilitas tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan industri untuk mengadopsi teknologi secara aman, efisien, dan berkelanjutan,” tutup Veranita.

Melalui Telkom Solution dan integrasi kapabilitas di seluruh ekosistem TelkomGroup, pengembangan infrastruktur serta solusi digital akan terus diarahkan untuk memperluas konektivitas Indonesia ke dunia, menjaga keamanan ekosistem digital nasional, serta mengoptimalkan pemanfaatan AI untuk menghasilkan dampak nyata bagi industri. Kapabilitas ini menjadi modal yang solid dalam mendukung ambisi Indonesia untuk berkembang sebagai Indo-Pacific Digital Hub.

#ElevatingYourFuture



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *