Thursday, October 22News That Matters

ESDM Tindak Penimbunan 400 Ribu Liter Solar Saat Jawa Timur Dilanda Antrean BBM


Wacana Berita, Jakarta –

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, mengungkapkan adanya penindakan terhadap penimbunan 400.000 liter solar di Semarang, Jawa Tengah. Penindakan tersebut dilakukan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) ESDM di tengah upaya pemerintah membenahi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah.

Yuliot mengatakan penindakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menertibkan berbagai bentuk penyelewengan BBM yang dapat memengaruhi distribusi bagi masyarakat.

“Yang ini sore hari ini untuk penegakan hukum, Dirjen Gakkum itu juga ini mengumumkan itu ada penangkapan di Semarang, itu kapasitas yang ditimbun 400.000 liter,” ujar Yuliot saat ditemui di Kementerian ESDM, Kamis (22/10/2026).

Dia menuturkan, pemerintah akan menertibkan praktik penyelewengan BBM yang diduga dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan usaha, mulai dari industri, perkebunan, hingga pertambangan.

“Ya, jadi kita juga akan menertibkan seluruh penyelewengan-penyelewengan. Ini kan untuk penyelewengan ini kan dimanfaatkan itu ada untuk kegiatan industri, ya kemudian itu ada untuk perkebunan, ada untuk pertambangan,” katanya.

Yuliot menilai praktik tersebut turut berpengaruh terhadap distribusi BBM yang seharusnya dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Jadi dari indikasi penegakan hukum yang dilakukan oleh Dirjen Gakkum, ini sudah dilakukan penertiban tadi, ya kita juga ini ada 400.000 liter. Jadi kan juga berpengaruh terhadap distribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Antrean BBM Jawa Timur

Penindakan tersebut disampaikan saat Yuliot ditanya mengenai perkembangan distribusi BBM di Jawa Timur, yang sebelumnya mengalami antrean di sejumlah wilayah.

Pada Selasa (20/10/2026), Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menargetkan antrean BBM di Malang, Jember, dan Blitar dapat teratasi dalam satu hingga dua hari.

Laode menjelaskan, pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) berupaya memperkuat pasokan di Jawa Timur agar kebutuhan masyarakat setempat tetap terpenuhi. Dia juga mengingatkan agar penyaluran BBM ke daerah lain tidak membuat pasokan di Jawa Timur justru terganggu.

Baca Juga: Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Meski ICP Tembus US$92 per Barel

Baca Juga: Bahlil Optimistis PNBP ESDM Tahun ini Tembus Rp160 Triliun

“Jawa Timur ini kan masuk MOR 5, Jatimbalinus. Jangan sampai dikirim ke tempat-tempat lain dari sana, Jatimnya sendiri tidak terpasok dengan baik,” ujar Laode di KESDM, Selasa (20/10/2026).

Pemerintah sebelumnya juga menyoroti persoalan distribusi BBM di Bali dan berupaya mencegah antrean serupa meluas ke daerah lain. 

Meski demikian, Yuliot dalam keterangannya pada Kamis belum menjelaskan secara spesifik apakah antrean BBM di Jawa Timur telah teratasi. Dia juga tidak menyebutkan adanya hubungan langsung antara penimbunan solar di Semarang dan antrean BBM di Jawa Timur.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *