Wednesday, October 21News That Matters

Saham Berguguran, Batavia Bidik Emiten dengan Dividen Jumbo hingga 17%


Wacana Berita, Jakarta –

PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (Batavia) melihat peluang investasi di tengah tekanan pasar saham domestik. Penurunan harga saham membuka kesempatan untuk mengincar emiten dengan fundamental kuat dan potensi imbal hasil dividen yang menarik, bahkan mencapai 15%–17%.

Direktur Utama Batavia Lilis Setiadi mengatakan, kondisi pasar yang semakin dinamis menuntut perusahaan pengelola investasi untuk lebih fleksibel dalam menentukan strategi dan mengatur portofolio.

Perkembangan pasar, termasuk isu terbaru terkait Morgan Stanley Capital International (MSCI), turut mendorong Batavia untuk lebih aktif menyesuaikan komposisi investasinya.

“Memang kita harus lebih agile dalam pengelolaan portofolio kita. Jadi perpindahan antara kelas aset saham dan mungkin langsung pindah ke cash dan lain sebagainya itu kita lakukan secara lebih frequent,” ujar Lilis dalam acara konferensi pers “Batavia Raih Peringkat Tertinggi di Industri & Perluas Bisnis ke DPLK” di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Artinya, Batavia kini lebih aktif memindahkan dana antara saham dan kas sesuai perkembangan kondisi pasar, agar portofolio dapat merespons perubahan dengan lebih cepat.

Perusahaan juga memperpendek periode evaluasi investasi. Jika sebelumnya lebih banyak menggunakan pendekatan jangka panjang, kini Batavia turut memantau perkembangan fundamental emiten setiap kuartal. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi perubahan ekonomi, kinerja perusahaan, dan pergerakan pasar saham yang berlangsung cepat.

Di tengah koreksi harga saham, Batavia melihat sejumlah emiten mulai menawarkan valuasi yang menarik. Bahkan, beberapa saham memiliki potensi dividend yield atau tingkat imbal hasil dividen sekitar 15%-17%.

Baca Juga: Bidik Pasar Dana Pensiun, Batavia Prosperindo AM Incar 3 Klien Institusi Baru

Baca Juga: Pasar Modal Bergejolak, Batavia Pede AUM Tembus Rp60 Triliun

Baca Juga: OJK Sahkan Pembentukan DPLK Batavia Prosperindo Aset Manajemen

Meski begitu, Batavia tidak hanya mengejar saham dengan dividen tinggi. Perusahaan tetap memprioritaskan emiten dengan fundamental bisnis yang kuat, kemampuan menghasilkan laba, dan komitmen membagikan keuntungan kepada pemegang saham.

“Jadi secara strategi kita fokuskan ke perusahaan yang fundamentalnya bagus. Kita fokuskan juga yang membagikan dividen ke investornya, sehingga kita bisa mendapatkan yield atau hasil investasi yang relatif menarik,” jelas Lilis.

Strategi ini diharapkan membantu Batavia menghadapi gejolak pasar sekaligus memanfaatkan peluang imbal hasil dari pembagian dividen.

Namun, perusahaan tetap mempertimbangkan risiko pasar dan kondisi fundamental masing-masing emiten sebelum mengambil keputusan investasi. Dengan demikian, tingginya potensi dividen bukan menjadi satu-satunya alasan untuk membeli saham.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *