Tuesday, October 20News That Matters

Standard Chartered Tingkatkan Pembiayaan ALVA Menjadi US$20 Juta


Wacana Berita, Jakarta –

Standard Chartered Indonesia meningkatkan fasilitas pembiayaan kepada PT Electra Mobilitas Indonesia (EMI), produsen sepeda motor listrik ALVA yang merupakan anak usaha PT Indika Energy Tbk, menjadi US$20 juta atau sekitar Rp358,2 miliar. Peningkatan fasilitas ini ditujukan untuk mendukung operasional, pengembangan bisnis, serta penguatan rantai pasok industri kendaraan listrik di Indonesia.

EMI mengoperasikan fasilitas manufaktur di Cikarang, Jawa Barat. Tambahan pembiayaan tersebut memberikan fleksibilitas pendanaan bagi perusahaan untuk menjaga kesinambungan pengadaan bahan baku dan komponen, sekaligus memperkuat kapasitas manufaktur dan pengembangan produk di dalam negeri.

Kerja sama Standard Chartered dan EMI dimulai pada 2022 melalui fasilitas pembiayaan perdagangan berkelanjutan untuk mendukung pengadaan bahan baku dan komponen produksi sepeda motor listrik ALVA. Peningkatan fasilitas ini memperluas dukungan Standard Chartered terhadap pertumbuhan EMI sekaligus pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

CEO Indonesia Standard Chartered, Donny Donosepoetro OBE, mengatakan peningkatan pembiayaan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Menurut Donny, sepeda motor memiliki peran penting dalam transportasi masyarakat Indonesia, dengan jumlah kendaraan yang beredar mencapai sekitar 145 juta unit. Kondisi tersebut menjadikan elektrifikasi sepeda motor berpotensi besar dalam mendukung transisi energi.

“Keberhasilan transisi ini tidak hanya ditentukan oleh semakin banyaknya kendaraan listrik di jalan. Kita juga perlu membangun ekosistem industri yang kuat, mulai dari kapasitas produksi dalam negeri, rantai pasok, hingga akses terhadap pembiayaan,” ujar Donny.

Ia menambahkan, kelanjutan kerja sama dengan EMI juga mencerminkan dukungan Standard Chartered terhadap perusahaan lokal yang berperan dalam membangun ekosistem kendaraan listrik, sekaligus memperkuat daya saing industri nasional.

CEO ALVA, Purbaja Pantja, mengatakan peningkatan fasilitas pembiayaan tersebut memberikan fleksibilitas lebih besar untuk mendukung operasional dan pertumbuhan bisnis perusahaan.

“Dukungan ini membantu kami menjaga kesinambungan pengadaan bahan baku dan komponen, seiring penguatan kapabilitas manufaktur dan pengembangan produk di Indonesia,” kata Purbaja.

Ia berharap kelanjutan kerja sama tersebut dapat mendukung pertumbuhan ALVA secara berkelanjutan dan memperkuat rantai pasok industri sepeda motor listrik dalam negeri.

Pembiayaan kepada EMI juga menjadi bagian dari upaya Standard Chartered mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon melalui solusi pembiayaan di sektor energi, transportasi, dan industri.

Menurut Donny, secara global, Standard Chartered telah memobilisasi pembiayaan berkelanjutan sebesar US$157 miliar sejak Januari 2021 hingga September 2025. Capaian tersebut merupakan bagian dari target perusahaan untuk memobilisasi US$300 miliar pembiayaan berkelanjutan hingga 2030.

Di Indonesia, Standard Chartered memanfaatkan jaringan internasional dan kapabilitas pembiayaannya untuk mendukung transisi energi serta pengembangan industri rendah karbon. Kerja sama dengan EMI menjadi salah satu langkah perusahaan dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *