
Berita Timnas – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan sejumlah kendala dalam upaya menaturalisasi pemain asing yang berkarier di Super League Indonesia. Salah satu tantangan utamanya adalah aturan residensi FIFA yang mengharuskan pemain memenuhi persyaratan tertentu sebelum bisa membela sebuah negara.
John Herdman mengaku tetap memantau pemain asing berkualitas yang tampil di kompetisi domestik. Ia menilai sejumlah pemain tersebut berpotensi berkontribusi bagi perkembangan sepak bola Indonesia jika memiliki keinginan untuk menetap dan menjadi bagian dari tim nasional.
“Menurut saya, kita memang mendatangkan banyak penyerang berbakat ke negara ini. Saya sungguh yakin kita akan terus berupaya menaturalisasi pemain-pemain yang ingin berkontribusi serta menetap di Indonesia,” ujar Herdman saat diwawancarai Kompas.
Meski demikian, proses tersebut tidak selalu berjalan mudah. Herdman menyebut dirinya sudah menghubungi beberapa pemain asing di Liga Indonesia, tetapi tidak semuanya bisa memenuhi ketentuan FIFA untuk membela tim nasional melalui jalur residensi.
Dalam aturan FIFA, salah satu syarat kelayakan pemain melalui jalur tersebut adalah menetap di wilayah asosiasi yang ingin dibelanya selama lima tahun secara berkesinambungan. Persyaratan ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemain asing yang berkarier di Indonesia.
“Kami sudah mencoba melakukan proses tersebut untuk beberapa pemain, namun aturannya cukup menantang,” kata Herdman.
Ia menjelaskan bahwa pemain yang meninggalkan Indonesia untuk berlibur atau mengunjungi keluarga di negara asalnya dapat menghadapi kendala dalam proses pemenuhan persyaratan residensi.
“Jadi, proses naturalisasi di sini tidak semudah di Vietnam, Thailand, atau Malaysia,” ujarnya.
Herdman juga memahami pentingnya aturan tersebut untuk melindungi kepentingan nasional. Menurutnya, Indonesia tetap perlu memberikan ruang bagi pemain lokal untuk berkembang dan mencapai level yang lebih tinggi.
“Negara ini melindungi warganya, dan menurut saya itu penting. Karena kita juga harus terus berupaya mendorong pemain-pemain lokal Indonesia untuk mencapai level yang lebih tinggi,” imbuhnya.
Di sisi lain, Herdman meyakini siapa pun yang membela Timnas Indonesia harus memiliki ikatan kuat dengan negara tersebut. Bersama Direktur Teknik PSSI Alex Zwiers dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, ia ingin terus mendorong perkembangan generasi pemain berikutnya.
John Herdman juga menaruh harapan besar pada peluang Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030. Berdasarkan pengalamannya menangani Kanada dan Selandia Baru, ia menilai keberhasilan tampil di turnamen tersebut bisa mengubah cara pandang masyarakat sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi pemain lokal untuk berkarier di Eropa.
Ia mencontohkan Selandia Baru yang lolos ke Piala Dunia 2010 dan Kanada yang kini memiliki semakin banyak pemain berbakat di klub-klub luar negeri.
“Menurut saya, perubahan itu akan datang seiring waktu, tetapi kita harus lolos ke Piala Dunia untuk benar-benar mengubah segalanya,” tutup Herdman.
Artikel Tag: fifa, liga indonesia, piala dunia, john herdman
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/bola/john-herdman-ungkap-kendala-naturalisasi-pemain-asing-liga-indonesia
