Friday, October 16News That Matters

Pertamina Minta Bantuan TNI, 100 Prajurit Dikerahkan Bantu Operasional SPBU di Bali


Wacana Berita, Jakarta –

PT Pertamina (Persero) meminta bantuan TNI untuk mendukung kelancaran pelayanan bahan bakar minyak (BBM) di Bali. Menindaklanjuti permintaan tersebut, Kodam IX/Udayana mengerahkan sekitar 100 personel untuk membantu pengamanan sekaligus operasional sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Kebijakan ini dilakukan di tengah antrean panjang kendaraan akibat terganggunya distribusi BBM di sejumlah wilayah Bali. Keterlibatan prajurit diharapkan dapat mempercepat pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.

Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menjelaskan, pengerahan personel merupakan tindak lanjut atas permintaan Pertamina untuk membantu mengatasi kendala pelayanan di lapangan.

Menurut Amrizal, personel TNI tidak hanya membantu menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga diperbantukan sebagai operator SPBU di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Sebelum menjalankan tugas tersebut, para prajurit telah mendapatkan pembekalan dari Pertamina agar dapat membantu pelayanan sesuai kebutuhan operasional dan prosedur yang berlaku.

“Perbantuan personel sebagai operator ini ditujukan untuk mendukung kelancaran pelayanan, membantu mengoptimalkan proses pengisian BBM, serta mengurangi antrean kendaraan agar masyarakat dapat terlayani secara lebih tertib dan efektif,” kata Amrizal, dikutip dari Balipost, Jumat (16/10/2026).

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat pasokan dan distribusi BBM untuk mempercepat pemulihan layanan di Bali.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyampaikan, perusahaan menyiapkan tambahan pasokan hingga 57,9 juta liter BBM yang dijadwalkan tiba secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026 melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran.

Tambahan pasokan tersebut terdiri atas 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax. Pertamina juga menambah jam operasional SPBU, memperkuat personel, serta mengoptimalkan armada mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Pertamina Patra Niaga mengerahkan berbagai upaya untuk mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali. Kami memperkuat pasokan, menambah jam operasional SPBU, mengerahkan dukungan personel, serta mengoptimalkan armada distribusi,” ujar Kitty dalam keterangan resmi, Rabu (14/10/2026).

Kodam IX/Udayana menegaskan bahwa dukungan personel bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban selama distribusi BBM berlangsung. Kehadiran prajurit juga diharapkan mencegah potensi perselisihan antara masyarakat maupun antara konsumen dan petugas SPBU.

Masyarakat diimbau tetap tertib saat mengantre dan membeli BBM sesuai kebutuhan, serta tidak melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi memperburuk antrean.

Melalui koordinasi antara Pertamina, TNI, dan pihak terkait, distribusi BBM di Bali diharapkan kembali normal sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dan pelayanan di SPBU berjalan lebih lancar.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *