Friday, October 16News That Matters

Anggota Parlemen Malaysia Ancam Seret Indonesia ke Jalur Hukum Gegara Kabut Asap Makin Menggila!


Wacana Berita, Jakarta –

Anggota parlemen Malaysia, Lim Guan Eng, mendesak pemerintahnya mengambil langkah lebih tegas terhadap Indonesia menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap yang dikaitkan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Lim bahkan meminta Malaysia mempertimbangkan jalur hukum untuk menuntut ganti rugi apabila Indonesia menolak pembentukan gugus tugas ASEAN dengan alasan kedaulatan nasional.

“Jika pemerintah Indonesia menolak gugus tugas ASEAN dengan alasan kedaulatan nasional, pemerintah Malaysia tak akan punya pilihan selain memulai tindakan hukum untuk menuntut ganti rugi,” ujar dia saat pidato membahas Anggaran 2027 di Dewan Rakyat, Kamis (15/10), dikutip Malay Mail.

Ia menilai masyarakat Malaysia tidak bisa terus menghadapi persoalan kabut asap yang berulang tanpa tindakan lebih lanjut dari pemerintah.

“Rakyat Malaysia tak bisa lagi berdiam diri dan tak bertindak dalam menghadapi krisis kabut asap yang berulang ini.”

Sebagai langkah pencegahan, Lim mengusulkan pembentukan gugus tugas permanen ASEAN yang melibatkan Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Filipina. Tim tersebut diharapkan dapat bergerak cepat menangani kebakaran sebelum asap menyebar ke negara-negara tetangga.

Selain mendorong langkah lintas negara, Lim meminta pemerintah Malaysia menyalurkan bantuan ekonomi kepada masyarakat yang terdampak kabut asap, terutama pekerja sektor ekonomi gig dan pengemudi ojek online yang menggantungkan penghasilan pada aktivitas di luar ruangan.

“Sekolah-sekolah kami ditutup, sementara para pekerja, khususnya mereka yang bekerja di sektor ekonomi informal dan pengemudi Grab, terpaksa berhenti bekerja karena krisis kabut asap,” kata Lim.

Ia juga menyoroti ketidakpastian dampak kesehatan jangka panjang akibat paparan kabut asap. Karena itu, ia menilai bantuan keuangan diperlukan untuk meringankan beban warga yang terdampak.

“Dampak kesehatan jangka panjangnya masih belum dapat dipastikan. Singkatnya, pemerintah harus memberikan bantuan keuangan kepada mereka yang terkena dampak,” imbuh dia.

Baca Juga: Imbas Kabut Asap, Malaysia Ajak ASEAN Beri Tekanan Finansial ke Indonesia

Desakan tersebut muncul ketika kualitas udara Malaysia memburuk. Pada Kamis pukul 10.00, sebanyak 34 dari 68 stasiun pemantauan mencatat indeks polusi udara (API) dalam kategori tidak sehat. Sekolah-sekolah di Kuala Lumpur dan sejumlah negara bagian juga dilaporkan telah ditutup sejak beberapa pekan sebelumnya.

Kebakaran di sejumlah wilayah Indonesia sejak bulan lalu turut menyebabkan kabut asap menyebar ke negara tetangga, termasuk Malaysia, Filipina, dan Thailand. Untuk mengatasi karhutla, Indonesia mengerahkan pemadam kebakaran, badan penanggulangan bencana, militer, dan kepolisian, serta menjalankan operasi water bombing dan modifikasi cuaca.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *