Thursday, October 15News That Matters

Pertamina Tambah 57,9 Juta Liter BBM di Bali, 66 SPBU Dioperasikan 24 Jam untuk Urai Antrean


Wacana Berita, Jakarta –

PT Pertamina Patra Niaga mempercepat pemulihan krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali dengan menyalurkan tambahan pasokan sebesar 57,9 juta liter secara bertahap.

Langkah percepatan ini didukung oleh pengoperasian terminal BBM dan 66 SPBU selama 24 jam penuh guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan mengurai antrean kendaraan.

Upaya percepatan distribusi ini mulai menunjukkan hasil positif di lapangan, di mana kondisi pelayanan di sejumlah SPBU wilayah Bali dilaporkan berangsur kondusif.

Penguatan pasokan BBM dilakukan melalui jadwal kedatangan kapal pengangkut secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026. Dari total alokasi tambahan sebesar 57,9 juta liter, sebanyak 19 juta liter di antaranya telah berhasil dibongkar di Fuel Terminal Sanggaran dan Integrated Terminal Manggis.

Sisa pasokan BBM jenis Pertalite dan Pertamax dijadwalkan tiba secara bergelombang dalam dua hingga tiga hari ke depan guna memperkuat ketahanan stok di seluruh SPBU penyalur.

Guna mempercepat penyaluran dari terminal menuju SPBU, Pertamina Patra Niaga memobilisasi armada logistik secara masif, yakni menyiagakan 108 unit mobil tangki yang didukung oleh 465 awak mobil tangki (AMT).

Kemudian Terminal Operasional 24 Jam, Fuel Terminal Sanggaran dan Integrated Terminal Manggis dioperasikan tanpa henti selama 24 jam penuh.

“SPBU 24 Jam, ada sebanyak 66 SPBU yang tersebar di titik krusial wilayah Denpasar dan Badung difungsikan selama 24 jam untuk memperluas jangkauan layanan warga,” kata VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, dalam keterangannya, Kamis (15/10).

Ia menjelaskan bahwa seluruh langkah tanggap darurat ini difokuskan untuk mengembalikan keandalan pasokan BBM bagi masyarakat Bali.

“Kami terus mengoptimalkan pasokan dan distribusi BBM di Bali melalui penambahan suplai, kesiapan armada mobil tangki, serta pengoperasian terminal dan SPBU selama 24 jam. Saat ini, kondisi layanan di sejumlah wilayah mulai berangsur kondusif,” ujar Kitty dalam keterangan resminya, Kamis (15/10/2026).



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *