
Berita F1 kali ini menghadirkan pertemuan menarik antara Max Verstappen dan Valentino Rossi di lintasan balap. Keduanya akan bersaing di GT World Challenge Endurance yang digelar di Portimão. Verstappen akan mengemudikan Mercedes AMG GT3 EVO, sementara Rossi akan berada di balik kemudi BMW M4 GT3 EVO. Juara dunia F1 empat kali tersebut sudah menyatakan bahwa ia lebih suka tidak bertemu langsung di lintasan dengan legenda MotoGP tersebut. Namun, apakah ada alasan bagi Verstappen untuk merasa khawatir?
Kelvin van der Linde, pembalap pabrik BMW asal Afrika Selatan yang pernah menjadi rekan setim Rossi, memberikan pandangannya. Ia memiliki wawasan unik tentang bagaimana Rossi, sang juara MotoGP sembilan kali, beradaptasi dengan balap mobil. Dalam wawancaranya dengan RacingNews365, Van der Linde memberikan penilaian jujur mengenai posisi Rossi sebagai pembalap GT.
Van der Linde menjelaskan bahwa keberhasilan Rossi di MotoGP datang berkat bakat luar biasanya di atas dua roda. Namun, memasuki balap GT, Rossi berada di kategori usia yang berbeda. Menurut Van der Linde, bahkan pembalap terbaik pun kesulitan untuk tetap berada di puncak pada usia 46 tahun. Peralihan Rossi ke balap mobil tidaklah mudah, dan ia harus bekerja lebih keras dibandingkan pembalap yang tumbuh di dunia GT.
Etos Kerja Tak Kenal Lelah Rossi
Van der Linde menyoroti etos kerja Rossi yang luar biasa dan perhatian detailnya yang teliti, yang membuatnya tetap menonjol meskipun kini berlaga di empat roda. Ketelatenan Rossi dalam memahami setiap detail mobil dan mencari keunggulan sekecil apa pun menjadi pembeda. Namun, karena usia dan keterlambatannya memasuki dunia balap mobil, Rossi agak tertinggal dari segi kecepatan dibandingkan lawan-lawannya.
Meskipun demikian, Van der Linde menegaskan bahwa Rossi tetaplah pembalap yang sangat berbakat di dalam mobil. Namun, waktu dan usia telah sedikit menghalanginya sejak ia memulai balap GT di usia lebih dari 40 tahun. Ia masih sangat kompetitif, tetapi dalam hal menggapai dua atau tiga detik terakhir, mungkin sudah terlambat baginya.
Kesamaan Verstappen dan Rossi
Tidak hanya soal kecepatan, Van der Linde juga mengamati banyak hal dari Rossi di luar lintasan, terutama dari segi mental, yang juga ia lihat pada Verstappen. Cara Rossi berinteraksi dengan penggemarnya sangat mengagumkan. Ia adalah ikon yang memiliki kesabaran luar biasa untuk penggemar dan selalu bersedia menandatangani berbagai hal. Dedikasi semacam ini sangat dikagumi oleh Van der Linde, karena sebagai pembalap GT, mereka tidak memiliki basis penggemar sebesar itu.
Di saat-saat buruk pun, Rossi dan Verstappen tetap menunjukkan sikap yang mengagumkan dalam menghadapi penggemar. Kesabaran dan cara mereka berinteraksi dengan penggemar adalah sesuatu yang patut dipuji.
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/f1/max-verstappen-dan-valentino-rossi-bertemu-di-lintasan-balap
