Tuesday, October 13News That Matters

Syuting Rampung, Film Perayaan Pertama Angkat Imlek Indonesia


Film panjang Perayaan Pertama (First Breath After Coma) menyelesaikan proses syuting pada 2026 setelah dikembangkan selama lebih dari satu dekade. Karya penulis sekaligus sutradara Jason Iskandar ini mengangkat kisah keluarga Tionghoa Indonesia yang bersiap menyambut perayaan Imlek di tengah perubahan suasana kebebasan berekspresi budaya Tionghoa di ruang publik.

Film tersebut berlatar menjelang perayaan Imlek perdana di Indonesia pada 2000, setelah pemerintah mencabut pembatasan terhadap penyelenggaraan acara budaya Tionghoa di ruang publik yang telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade. Ceritanya berpusat pada perjalanan tiga kakak-beradik dari sebuah keluarga yang memiliki tradisi merayakan Imlek di Indonesia.

Dikembangkan sejak 2015

Produser Florence Giovani mengatakan, ide Perayaan Pertama pertama kali dikembangkan Studio Antelope melalui program Southeast Asian Film Lab dalam rangkaian Singapore International Film Festival 2015.

“Film ini mulai kami kembangkan sejak 2015, dan akhirnya pada 2026 kami berhasil menyelesaikan proses syutingnya,” kata Florence dalam siaran pers Studio Antelope di Jakarta, Selasa.

Pengembangan proyek itu berlanjut melalui program EAVE Ties That Bind 2023/2024 yang berlangsung di Taiwan dan Italia. Menurut Florence, proses tersebut memberikan beragam sudut pandang yang kemudian memperkaya cerita film.

“Berbagai perspektif yang kami dapatkan turut memperkaya cerita ini,” ujar Florence.

Ia berharap kisah yang berangkat dari pengalaman keluarga Tionghoa Indonesia itu dapat diterima oleh penonton dengan latar belakang yang beragam.

“Kami berharap kisah yang berangkat dari pengalaman keluarga Tionghoa Indonesia ini juga dapat terasa dekat dan relevan bagi penonton dari berbagai latar belakang,” katanya.

Daftar pemeran dan kru

Jason Iskandar menangani penulisan naskah sekaligus penyutradaraan. Perayaan Pertama menjadi film panjang keduanya setelah Akhirat: A Love Story yang dirilis pada 2021.

Tiga pemeran utama film ini adalah Morgan Oey, Ladya Cheryl, dan Abby Latip. Ladya Cheryl sebelumnya meraih Piala Citra untuk kategori pemeran utama perempuan terbaik dalam Festival Film Indonesia 2022 melalui perannya di film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas.

Morgan Oey pernah masuk nominasi pemeran utama pria terbaik dalam FFI 2025. Ia sebelumnya tampil dalam film Romeo Ingkar Janji, Pengepungan di Bukit Duri, dan Ghost in the Cell. Sementara itu, Abby Latip memiliki pengalaman bermain dalam film pendek, serial, dan video musik.

Produksi film ini juga melibatkan Teck Siang Lim dari Singapura sebagai penata kamera. Dita Gambiro bertugas sebagai desainer produksi, Fadillah Putri Yunidar sebagai penata busana, dan Astrid Sambudiono sebagai penata rias.

Setelah merampungkan syuting, Perayaan Pertama dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 2027.

Source link



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *