Tuesday, October 13News That Matters

Novo Nordisk Pasang Target 60 Juta Pasien pada 2030, Kapasitas Produksi Digenjot


Wacana Berita, Jakarta –

Novo Nordisk menargetkan penjualan lebih dari DKK150 miliar dari portofolio produk multi-blockbuster pada 2035, seiring strategi perusahaan memperluas produk inovatif dan memperkuat pertumbuhan bisnis hingga 2030.

Target tersebut dipaparkan dalam Capital Markets Day (CMD) 2026 yang digelar di London pada 12 Oktober 2026. Dalam agenda tersebut, perusahaan farmasi asal Denmark itu memaparkan pembaruan strategi bisnis, penelitian dan pengembangan (R&D), pemasaran, manufaktur, pasokan global, serta kinerja keuangan.

Dalam strategi pengembangan produk, Novo Nordisk menargetkan peluncuran lebih dari lima produk multi-blockbusterhingga 2030. Perusahaan juga berencana memperkuat jalur pengembangan klinis dengan menargetkan sedikitnya lima program fase 3 untuk obesitas dan diabetes serta lima program fase 3 lainnya di bidang terapi berbeda.

Langkah tersebut menjadi bagian dari tiga ambisi utama perusahaan, yakni memperluas portofolio produk yang dikembangkan, mendorong pertumbuhan berkelanjutan, dan memberikan imbal hasil yang menarik bagi pemegang saham.

Selain memperluas portofolio produk, Novo Nordisk menargetkan pertumbuhan pendapatan tahunan majemuk (compound annual growth rate/CAGR) selama 2026–2030 yang sejalan dengan perusahaan sejenis di industri farmasi.

Perusahaan juga berencana meningkatkan kapasitas produksi untuk memperluas akses terhadap terapi berbasis GLP-1 oral bagi pasien obesitas.

Novo Nordisk menargetkan dapat melayani 10 kali lebih banyak orang dengan obesitas melalui terapi GLP-1 oral. Secara keseluruhan, perusahaan membidik lebih dari 60 juta pasien di seluruh dunia pada 2030.

Target tersebut menempatkan kapasitas produksi dan pasokan sebagai bagian penting dari strategi pertumbuhan perusahaan. Peningkatan jumlah pasien yang dilayani membutuhkan kesiapan manufaktur untuk memenuhi permintaan sekaligus mendukung perluasan akses terhadap terapi.

Meski demikian, perusahaan belum merinci dalam materi yang disampaikan besaran investasi tambahan untuk meningkatkan kapasitas produksi maupun kontribusi masing-masing produk terhadap target pendapatan.

Selain menetapkan sasaran bisnis, Novo Nordisk juga memperkenalkan pembaruan identitas perusahaan melalui slogan Lasting Health Starts Now dan penggunaan nama tunggal Novo.

Perusahaan turut memperbarui budaya internal melalui inisiatif The Novo Way. Pembaruan tersebut diarahkan untuk mendorong organisasi bekerja dengan fokus yang lebih tajam, mengambil keputusan lebih cepat, dan meningkatkan dampak kegiatan bisnis.

Baca Juga: Novo Nordisk Buka Babak Baru, Brand hingga Budaya Perusahaan Dirombak

Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan per Oktober 2026 Belum Berubah

Novo Nordisk menyatakan perubahan identitas dan budaya perusahaan menjadi bagian dari langkah untuk mencapai sasaran strategis sekaligus memperluas manfaat kesehatan bagi lebih banyak orang.

Dalam CMD 2026, manajemen juga membahas strategi komersial di Amerika Serikat dan pasar internasional, strategi R&D, prioritas sejumlah area terapi, serta penguatan manufaktur dan rantai pasokan global.

Melalui rangkaian strategi tersebut, Novo Nordisk berupaya menyeimbangkan pengembangan produk baru, perluasan jangkauan pasien, dan pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Perusahaan juga menempatkan imbal hasil bagi pemegang saham sebagai salah satu dari tiga ambisi utama hingga 2030.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *