
KORAN MANDALA – Gumpalan kecil menyerupai batu yang muncul di amandel mungkin terlihat sepele. Namun, kondisi yang dikenal sebagai tonsillolith atau batu tonsil ini dapat menimbulkan bau mulut hingga rasa tidak nyaman di tenggorokan.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, menjelaskan bahwa batu tonsil terbentuk akibat penumpukan sisa makanan dan mikroorganisme di dalam kripta tonsil atau celah-celah pada amandel. Seiring waktu, tumpukan tersebut mengalami kalsifikasi atau pengerasan.
“Tonsillolith terbentuk dari akumulasi sisa makanan dan mikroorganisme di kripta tonsil yang kemudian mengalami kalsifikasi,” tulis dr. Adam dalam utas di akun Threads miliknya, dikutip Selasa (13/10/2026).
Menurut dia, proses pembentukan batu tonsil berlangsung dinamis. Ukurannya dapat mengecil atau membesar, bergantung pada proses pembentukan dan tingkat kalsifikasinya.
Selain itu, batu tonsil dapat menjadi tempat berkumpulnya bakteri. Jika kondisi tersebut berkembang lebih lanjut, risiko infeksi yang lebih berat juga perlu diwaspadai.
“Proses ini dinamis, bisa mengecil atau membesar ukuran batu dan klasifikasinya. Selain itu, di sekitar batu tersebut ‘dihuni’ oleh bakteri, yang dapat berkembang menjadi infeksi yang lebih berat,” ucap dia.
Sementara itu, melansir Cleveland Clinic, terdapat sejumlah gejala yang dapat dialami seseorang ketika memiliki batu tonsil. Gejala tersebut di antaranya bau mulut, rasa tidak enak di mulut, sakit tenggorokan, batuk, sakit telinga, serta kesulitan menelan.
Adapun beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu tonsil meliputi riwayat tonsilitis atau infeksi amandel yang berulang, lipatan tonsil yang membesar, serta dehidrasi.
Meski umumnya tidak berbahaya, batu tonsil berukuran besar dapat menyebabkan pembengkakan dan mengganggu proses menelan. Kondisi tertentu juga dapat disertai infeksi sehingga gejalanya perlu diperhatikan.
Apabila batu tonsil disertai nyeri berat, demam, pembengkakan yang semakin parah, atau kesulitan menelan, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.
