Tuesday, October 13News That Matters

Eks Presiden Barcelona Semprot Sikap Lionel Messi, Tuntut Salam Perpisahan untuk Suporter Blaugrana


Wacana Berita, Jakarta –

WartaEkonomi, JAKARTA – Mantan presiden Barcelona, Joan Gaspart, melontarkan kritik keras kepada Lionel Messi terkait hubungannya dengan Joan Laporta. Gaspart menilai Messi tetap harus memberikan salam perpisahan kepada publik Barcelona tanpa menjadikan sosok presiden klub sebagai pertimbangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Gaspart dalam podcast Solo Para Cules. Gaspart menyoroti ketiadaan acara perpisahan resmi Messi dengan para pendukung Barcelona, klub yang membesarkan namanya hingga menjadi salah satu pesepakbola terbesar di dunia.

Sorotan itu muncul setelah Messi menggelar pertandingan perpisahan bersama Timnas Argentina menyusul keputusannya pensiun dari laga internasional pada Agustus lalu.

Menurut Gaspart, Messi juga seharusnya mendapatkan momen serupa bersama Barcelona. Ia menegaskan bahwa perpisahan dengan klub tidak semestinya bergantung pada siapa yang menduduki kursi presiden.

“Saya masih akan memberi waktu, tetapi akan tiba saatnya saya merasa terganggu jika Tuan Leo Messi tidak mau sedikit pun berusaha datang ke Barca untuk mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar, kepada Barca,” kata Gaspart dikutip dari Sport.

“Siapa pun presidennya. Siapa pun presidennya! Dia harus datang dan mengucapkan selamat tinggal kepada Barca,” ucap Gaspart menambahkan.

Baca Juga: Gibran Akhirnya Diadukan ke DPR, Status Wapres Kembali Terancam

Kritik Gaspart makin tajam ketika ia menyinggung dugaan bahwa kehadiran Messi dalam acara penghormatan Barcelona berkaitan dengan posisi Laporta sebagai presiden klub.

“Memangnya dia pikir dia siapa? Menjadikan kehadirannya bergantung pada syarat kalau Laporta tidak lagi menjabat sebagai presiden-mengatakan dia hanya akan datang jika Laporta sudah tidak ada? Apa-apaan ini? Menjadikan Laporta sebagai syarat. ‘Kalau dia ada di sana, aku tidak akan datang ke acara penghormatan itu,'” tutur Gaspart.

Gaspart diketahui memiliki kedekatan dengan Laporta dan beberapa kali menghadiri rapat umum Barcelona.

Sikapnya dalam persoalan ini pun sejalan dengan pandangannya bahwa hubungan Messi dengan klub harus dipisahkan dari persoalan dengan figur yang memimpin organisasi tersebut.

Gaspart juga mengingatkan bahwa dirinya terlibat dalam perekrutan Messi ketika sang pemain masih berusia 13 tahun.

Dia mengakui kualitas La Pulga, namun mengingatkan bahwa Barcelona memiliki kedudukan lebih besar daripada individu mana pun.

“Hanya ada satu hal yang tidak boleh dilupakan: Barca lebih utama daripada dirinya. Dia harus berhati-hati, dia benar-benar harus berhati-hati! Saya mengatakan ini karena rasa sayang saya kepada pemain legendaris yang saya rekrut saat ia berusia 13 tahun dan saya menjabat sebagai presiden Barca,” ucap Gaspart.

“Dia harus berhati-hati. Barca lebih penting daripada dirinya. Dia menjadi pemain hebat sebagian berkat Barca, hal itu tidak boleh dilupakan,” ujar Gaspart melanjutkan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *