Saturday, October 10News That Matters

Tak Ada yang Minta Mengerem Aktivitas


Wacana Berita, Jakarta –

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan tidak memiliki strategi khusus untuk meningkatkan popularitas maupun elektabilitas melalui media sosial. Ia menyebut aktivitasnya mengunggah hasil kerja merupakan bagian dari rutinitas sebagai kepala daerah.

Hal itu disampaikan Dedi saat berbincang dengan akademisi Prof. Rhenald Kasali dalam siniar di kanal YouTube Rhenald Kasali, Jumat (9/10/2026).

Dalam perbincangan tersebut, Rhenald menyoroti gaya komunikasi Dedi yang kerap disebut sebagai “gubernur konten”. Menurut Rhenald, kebiasaan Dedi membagikan kegiatan dan hasil kerjanya kepada publik turut berdampak pada peningkatan elektabilitas, terutama di tengah dinamika politik.

Dedi membantah bahwa aktivitas tersebut dirancang untuk mengejar kepentingan politik tertentu.

“Saya kan tidak mempersiapkan diri untuk itu. Saya hanya bekerja, kemudian hasil kerjanya saya posting, kemudian publik melihat. Ya kan ada dua risiko, ada yang suka dan tidak suka,” ujar Dedi.

Rhenald juga menanyakan kemungkinan adanya teguran atau permintaan dari pihak tertentu agar Dedi membatasi aktivitasnya yang kerap menjadi perhatian publik.

Dedi mengatakan hingga saat ini tidak ada pihak yang memintanya mengurangi aktivitas tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah yang dijalankannya berlangsung secara alami.

Menurut Dedi, para seniornya di Partai Gerindra juga memberikan dukungan agar ia tetap menjalankan tugas dengan baik.

“Enggak ada sampai sekarang, biasa aja. Natural aja semuanya. Senior-senior saya di Partai Gerindra selalu menyampaikan, ‘kerja aja dengan baik’. Karena buat Gerindra, (kemajuan) Jawa Barat ini juga penting,” katanya.

Dedi menilai fokus utamanya tetap menjalankan tugas sebagai gubernur. Sementara itu, aktivitasnya di media sosial menjadi sarana untuk membagikan hasil kerja yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *