Friday, October 9News That Matters

Ulang Tahun ke-80, Rhoma Irama Siapkan Film Biopik


Rhoma Irama tengah menyiapkan rencana pembuatan film biopik yang mengangkat perjalanan hidup dan kariernya. Gagasan itu disampaikan sang penyanyi saat perayaan ulang tahunnya yang ke-80 pada September lalu.

Keinginan tersebut muncul setelah Rhoma melihat keberhasilan sejumlah film biopik musisi dunia, di antaranya Elvis, Bohemian Rhapsody yang mengisahkan Freddie Mercury, serta Michael tentang Michael Jackson. Pengalaman para musisi besar itu di layar lebar menjadi salah satu inspirasi bagi Rhoma untuk membawa kisah hidupnya ke dalam film.

Rencana tersebut mendapat sambutan dari rekan-rekan Rhoma. Saat ini, alur cerita dan pengembangan proyek masih dalam tahap pembahasan, termasuk penyusunan naskah. Belum ada informasi mengenai rumah produksi yang akan menangani film itu maupun nama pemeran yang bakal memerankan Rhoma.

Perjalanan dari musik hingga layar lebar

Rhoma Irama lahir pada 1946 dan mulai memasuki industri hiburan sejak usia belia. Ia mengawali perjalanan bermusik dengan membentuk band bernama Gayhand. Setelah itu, Rhoma bergabung dengan orkes Chandra Leka sebelum memilih menekuni musik dangdut.

Pilihan tersebut kemudian mengantarkannya menjadi salah satu tokoh utama dalam perkembangan dangdut Indonesia. Pada 1973, Rhoma membentuk Soneta Grup. Kelompok musik ini memadukan unsur dangdut dan rock, sekaligus menghadirkan lirik yang kuat dengan pesan moral.

Sejak awal, Rhoma menjadikan musik sebagai sarana dakwah. Karya-karyanya juga kerap memuat isu sosial, moral, dan politik. Sejumlah lagu yang dikenal luas antara lain Perjuangan dan Doa, Begadang, Darah Muda, Ani, dan Dawai Asmara.

Di usianya yang tidak lagi muda, Rhoma masih aktif mengikuti perkembangan musik dan tampil dalam berbagai panggung hiburan berskala nasional. Ia juga beberapa kali berduet dengan musisi-musisi muda.

Karier akting dan warisan budaya populer

Selain bermusik, Rhoma memiliki perjalanan panjang sebagai aktor. Ia membintangi sejumlah film, seperti Oma Irama Penasaran, Gitar Tua Oma Irama, Darah Muda, serta Berkelana dan Berkelana 2.

Beberapa adegan Rhoma bersama karakter Ani dalam film-filmnya bahkan masih dikenal hingga kini dan kerap digunakan sebagai meme di media sosial. Pengalaman di dunia musik dan akting tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan karier yang berpotensi diangkat dalam film biopiknya.

Di Indonesia, film biopik musisi sebelumnya antara lain Chrisye, dengan karakter Chrisye diperankan Vino G. Bastian, Glenn Fredly The Movie yang dirilis pada 2024, serta Slank Nggak Ada Matinya pada 2013. Sementara untuk film tentang Rhoma, sosok pemeran yang akan memainkan versi mudanya masih belum diumumkan.

Source link



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *