Friday, October 9News That Matters

Imbas TPG Tak Kunjung Cair, Pemerhati Pendidikan Ancam Gelar Aksi Mogok Kerja Nasional


Wacana Berita, Jakarta –

Pemerhati pendidikan Iman Zanatul Haeri menyerukan mogok nasional bagi para guru menyusul belum cairnya Tunjangan Profesi Guru (TPG). Ia menilai kondisi tersebut tidak bisa dianggap normal karena banyak guru terpaksa berutang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Melalui unggahannya di X pada Jumat (9/10/2026), Iman menyoroti beban yang harus ditanggung guru ketika hak mereka belum dibayarkan, sementara kewajiban mengajar tetap harus dijalankan.

“Para guru yang tidak kunjung cair TPG berbulan-bulan, sudah hancur harga dirinya karena berhutang kesana kemari, namun tetap dituntut mengajar dengan bermartabat,” ungkapnya.

Menurut Iman, kesulitan ekonomi yang dialami para guru tidak selalu terlihat dari penampilan mereka. Di balik seragam yang rapi, ada persoalan kebutuhan sehari-hari dan tekanan pikiran yang harus mereka hadapi.

“Mungkin sepatu mereka klimis, seragam mereka lancip, tapi perut tidak bohong, lambung tegang, pikiran kesana-kemari, sambil senyum masam, berharap para murid tidak mengenali kenyataan yang terlalu pahit ini,” ucapnya.

Atas kondisi tersebut, Iman meminta para guru tidak merayakan Hari Guru pada Oktober ini. Ia justru mendorong aksi mogok nasional sebagai bentuk respons terhadap persoalan pencairan tunjangan.

“Jangan rayakan hari guru di bulan Oktober ini. Kita semua layak untuk mogok secara nasional. Ini bukan kondisi normal,” pungkasnya.

Hari Guru Sedunia diperingati setiap 5 Oktober, sedangkan Hari Guru Nasional di Indonesia jatuh pada 25 November. Seruan Iman muncul di tengah persoalan pencairan TPG periode Juli hingga September 2026.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sempat menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan penyaluran tunjangan tersebut. Permintaan maaf itu disampaikan melalui poster di akun Instagram resmi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), yang kemudian dihapus.

“Mohon maaf atas keterlambatan penyaluran TPG Juli-September 2026,” tulis poster tersebut, dikutip pada Rabu (30/9/2026).

Baca Juga: Guru Honorer: Untuk Dapat Rp2 Juta Harus Lewati 11 Tahap, Tapi untuk Wapres…

Kemendikdasmen juga menjelaskan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk menyelesaikan proses persetujuan hingga penyaluran tunjangan.

“Saat ini Kemendikdasmen dan Kemenkeu tengah berkoordinasi untuk menyelesaikan proses persetujuan hingga penyaluran TPG periode Juli-September 2026,” tulis keterangan dalam poster itu.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *