
Pegiat media sosial Hisyam Mochtar menyoroti pengangkatan Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sebelumnya, pada April 2026, Luky sempat dicopot oleh Purbaya Yudhi Sadewa saat menjabat sebagai Menteri Keuangan dari posisi Direktur Jenderal Anggaran (DJA).
Pencopotan tersebut sempat dikaitkan dengan polemik kebocoran sistem di DJA yang meloloskan anggaran sebesar Rp1,05 triliun untuk pengadaan puluhan ribu unit motor listrik Badan Gizi Nasional (BGN) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Padahal, anggaran tersebut sebelumnya disebut telah ditolak oleh bendahara negara.
Menanggapi hal itu, Hisyam menilai pihak yang mendukung program MBG justru mendapat promosi jabatan, meski pernah dicopot dari posisinya. Sementara pihak yang dianggap menghambat program tersebut, menurutnya, justru disingkirkan.
“Siapapun yang menghalangi MBG akan dilibas. Sebaliknya siapapun yang mendukung akan dikasih jabatan meski pernah dicopot…” tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Senin (5/10).
Baca Juga: Syahganda Masuk Kabinet Prabowo, Pakar Yakin Jokowi Tak Akan Marah
Sebagai informasi, pada Senin (14/9/2026), Purbaya resmi digantikan oleh Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih yang digelar pada Kamis (1/10/2026).
