
KORAN MANDALA – Enam bulan berlalu sejak menjalani operasi cedera ACL, namun Febri Hariyadi belum berhenti berjuang.
Pemain depan Persib itu terus menjalani proses pemulihan dengan satu tujuan: kembali merumput bersama Pangeran Biru.
Febri mengakui perjalanan pemulihan dari cedera ACL bukan perkara mudah. Memasuki bulan keenam pascaoperasi, kondisi fisiknya menunjukkan perkembangan positif.
Proses rehabilitasi pun terus dijalani secara bertahap untuk memastikan dirinya benar-benar siap kembali ke lapangan.
“Memasuki enam bulan setelah operasi, sejauh ini cukup baik. Proses pemulihannya berjalan dengan lancar dan mudah-mudahan secepatnya bisa segera kembali ke lapangan,” kata Febri.
Namun, bagi pemain yang akrab disapa Bow tersebut, memulihkan tubuh bukan satu-satunya pertarungan. Cedera panjang juga menguji mental ketika seorang pemain harus menyaksikan rekan-rekannya bertanding dari luar lapangan.
Febri menyebut menjaga mental menjadi bagian tersulit dalam proses panjang tersebut. Karena itu, selain menjalani program pemulihan, ia berusaha menjaga motivasi agar tetap kuat menghadapi setiap tahapan sebelum benar-benar kembali bermain.
“Yang paling berat selain recovery ACL yaitu menjaga mental. Jadi ya saya sebisa mungkin menjaga itu,” ungkapnya.
Dukungan keluarga menjadi salah satu kekuatan terbesar Febri untuk melewati masa sulit tersebut.
Selain dukungan dari orang-orang terdekat, tekad dari dalam dirinya sendiri menjadi alasan untuk terus bertahan dan menjalani proses pemulihan.
Bagi Febri, kembali ke lapangan bukan sekadar soal pulih dari cedera. Itu adalah target yang membuatnya terus menjalani setiap tahapan dengan penuh kesabaran.
“Kalau dukungan, support keluarga sih paling utama, dan juga karena mereka. Dari diri sendiri juga sama, untuk terus berjuang kembali,” pungkas Febri.
