
KORAN MANDALA – Ancaman sampah dan limbah terhadap ekosistem perairan mendorong pembersihan Sungai Cikembang sekaligus penebaran ribuan benih ikan di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan tersebut diisi dengan pembersihan aliran sungai sekaligus penebaran ribuan benih ikan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kebersihan sungai dan mempertahankan keberadaan biota di dalam ekosistem perairan.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan, menjaga keberadaan ikan di sungai harus dibarengi dengan upaya mempertahankan kualitas lingkungan perairan.
“Menjaga sungai berarti menjaga sumber kehidupan. Semakin bersih lingkungan perairan, semakin baik pula ekosistem yang ada di dalamnya,” kata Tini.
Menurutnya, penebaran benih ikan tidak akan memberikan dampak maksimal apabila kondisi sungai masih tercemar. Masyarakat pun perlu ikut menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah ke aliran air.
Sampah yang masuk ke sungai dapat menghambat aliran air sekaligus mengganggu kehidupan organisme di dalamnya. Sementara limbah yang masuk ke perairan berpotensi menurunkan kualitas air dan memengaruhi habitat ikan.
Kondisi tersebut dapat semakin berisiko ketika debit air sungai menurun. Konsentrasi bahan pencemar di dalam air berpotensi meningkat sehingga membuat lingkungan perairan semakin tidak mendukung kehidupan biota.
Jika pencemaran terus berlangsung, populasi ikan di sungai dapat menurun dan berdampak terhadap keseimbangan ekosistem.
Karena itu, pembersihan Sungai Cikembang dan penebaran benih ikan menjadi salah satu upaya menjaga fungsi lingkungan perairan. Namun, keberlanjutan upaya tersebut tetap membutuhkan peran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai.
Tini menegaskan, menjaga sungai tidak cukup hanya dengan membersihkan sampah yang terlihat. Pencegahan terhadap masuknya bahan pencemar ke aliran sungai juga menjadi bagian penting agar ekosistem tetap terjaga.
“Jangan sampai setelah dibersihkan dan ditebar ikan, sungainya kembali tercemar. Kebersihan sungai harus dijaga bersama dan dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.
