
Berita Liga Italia: Mantan pelatih, Fabio Capello mengaku mencintai timnas Italia, tetapi belum melihat amarah merebut bola dan menilai fase bertahan kurang diperhatikan.
Pelatih legendaris Fabio Capello mengomentari kondisi timnas Italia saat berbicara dengan Gianni Valenti, wakil direktur Gazzetta dello Sport, di Festival Olahraga Trento. Capello, yang genap berusia 80 tahun pada Juni lalu, menyebut ia sangat mencintai Azzurri.
“Kita tidak lagi tahu cara bertahan. Fase bertahan kurang diperhatikan. Saya belum melihat pada timnas ini amarah untuk merebut bola. Saya sangat mencintai timnas; di rumah pun saya berdiri saat lagu kebangsaan, tetapi saya tidak menyesal tidak pernah melatihnya,” ujar Capello.
Pada 2 Oktober, Italia menahan imbang Prancis 1-1 di Paris pada laga ketiga Nations League. Michael Olise membawa Prancis unggul lewat tendangan bebas pada menit ke-55, lalu Alessandro Bastoni menyamakan kedudukan pada menit ke-68.
Menurut Daniele Adani, gol itu lahir setelah Bastoni merebut bola dari Da Cunha pada jarak sekitar 70 meter dari gawang.
Gianluigi Donnarumma melakukan setidaknya 4 penyelamatan berkelas, dan Dayot Upamecano diusir pada menit ke-85. Sebelumnya, Italia menang 4-1 atas Turki di Bursa setelah kalah dari Belgia pada laga pembuka.
Pelatih Roberto Mancini menyinggung sisi bertahan usai laga. “Jika yang lain menyerang, kamu harus bertahan. Kami melakukannya sebagai tim dan itu penting,”
Timnas Italia baru menjalani laga UEFA Nations League melawan Prancis dengan hasil imbang 1-1, membuat mereka mengumpulkan 4 poin dari satu kekalahan, satu kemenangan dan satu kali hasil imbang.
Artikel Tag: timnas italia, fabio capello, nations league
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/bola/fabio-capello-timnas-italia-belum-punya-amarah-untuk-merebut-bola
