
Penggabungan Paramount dan Warner Bros. Discovery memasuki tahap akhir. Setelah transaksi senilai US$110 miliar rampung, perusahaan hasil merger akan menggunakan nama Skydance sebagai identitas korporasinya.
Proses penggabungan tersebut diperkirakan selesai pada pekan depan. Meski nama perusahaan berubah, Paramount dan Warner Bros. akan tetap dipertahankan sebagai studio dengan identitas masing-masing.
CEO Paramount David Ellison mengatakan keputusan menggunakan nama Skydance bukan berarti menghilangkan identitas dua studio yang telah dikenal luas tersebut.
Menurut dia, Paramount dan Warner Bros. memiliki sejarah, karakter, dan merek yang sudah melekat pada penonton selama beberapa generasi. Karena itu, perusahaan gabungan tidak ingin identitas korporasi baru menutupi warisan kedua studio.
“Kami memilih nama ini karena beberapa alasan penting. Yang paling utama, ketika kami menyatukan Paramount dan Warner Bros., kami ingin mempertahankan hal-hal yang membuat masing-masing studio menjadi ikon,” kata Ellison dalam unggahannya di X.
“Kami tidak pernah ingin identitas perusahaan baru mengurangi, mengubah, atau menutupi salah satu dari keduanya,” ujarnya.
Skydance nantinya menjadi identitas perusahaan yang menaungi bisnis studio dan media digital hasil penggabungan kedua perusahaan.
Baca Juga: Jika Wapres Gibran Diganti, Nama AHY hingga Bahlil Disebut Potensi Masuk Bursa Wapres
Struktur manajemen perusahaan baru juga mulai disiapkan. Paramount menunjuk CEO Mattel Ynon Kreiz sebagai co-CEO bersama Ellison pada Rabu (30/9/2026).
Perusahaan gabungan tersebut akan menjalankan empat prioritas strategis, yakni memperkuat posisi di bidang konten, mengembangkan kemampuan teknologi, meningkatkan efisiensi operasional, serta membangun kepercayaan dengan berbagai pihak yang terkait dengan bisnis media.
Bagi Ellison, penggunaan nama Skydance juga memiliki kaitan dengan perjalanan bisnisnya. Sebelumnya, ia memimpin Skydance Media dalam penggabungan dengan Paramount Global pada 2025.
“Kami memiliki tujuan besar untuk Skydance dan kami bermaksud mengejarnya dengan penuh semangat, imajinasi, serta kemauan untuk mengambil risiko yang terukur,” kata Ellison.
Di sisi lain, Paramount dan Warner Bros. tetap akan digunakan sebagai nama studio. Ellison mengatakan kedua merek tersebut akan mendapat ruang untuk mengembangkan konten masing-masing dengan dukungan skala bisnis dan kemampuan teknologi perusahaan baru.
“Kami akan menghormati apa yang membuat Paramount dan Warner Bros. istimewa, dengan memberikan kedua studio kesempatan untuk berkembang, menceritakan lebih banyak kisah hebat, dan membawa cerita-cerita tersebut kepada lebih banyak penonton di seluruh dunia, didukung skala dan kemampuan Skydance,” ujarnya.
Dengan demikian, merger tersebut tidak serta-merta menghapus Paramount dan Warner Bros. dari industri hiburan. Keduanya tetap menjadi merek studio, sementara Skydance digunakan sebagai nama perusahaan yang menaungi bisnis gabungan.
