
Reshuffle Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10/2026) berlangsung secara mendadak dan mengejutkan publik.
Berbeda dari kebiasaan sebelumnya, rencana perombakan kali ini berlangsung sangat tertutup tanpa banyak bocoran informasi di kalangan media.
Bahkan, beberapa jam sebelum prosesi pelantikan pejabat baru digelar di Istana Negara, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengaku sama sekali belum mengetahui bahwa dirinya masuk dalam daftar menteri yang akan diganti.
Pratikno sempat tertawa saat dikonfirmasi oleh wartawan mengenai isu pencopotan dirinya yang akan digantikan oleh Sugiono.
“Enggak ada, enggak ada. Ya ini kita enggak tahu kok,” ujar Pratikno usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Kadin Indonesia Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pembangunan Berkelanjutan di Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2026) pagi.
Pratikno menegaskan bahwa dirinya tidak menerima pemberitahuan maupun sinyal awal dari Istana mengenai rencana perombakan tersebut hingga agenda paginya berlangsung.
“Saya sampai sekarang enggak ada. Belum (dapat informasi),” ungkap mantan Menteri Sekretaris Negara tersebut.
Pratikno Masuk Daftar 17 Pejabat yang Diganti
Meski sempat menepis kabar perombakan pada pagi hari, namanya resmi masuk dalam jajaran pejabat negara yang diganti oleh Presiden Prabowo pada siang harinya.
Dari total 17 pejabat baru yang dilantik di Istana Negara, posisi Menko PMK secara resmi diserahterimakan dari Pratikno kepada Sugiono.
Langkah reshuffle senyap dan cepat ini mempertegas dinamika kepemimpinan serta hak prerogatif penuh Presiden Prabowo Subianto dalam mengevaluasi jajaran pembantunya di kabinet.
