Thursday, October 1News That Matters

Indra Sjafri Nilai Timnas Indonesia Tahan Malaysia: Sistem 6, Mental 7,5


Wacana Berita –

Berita Timnas – Indra Sjafri mengapresiasi mental bertanding Timnas Indonesia saat bermain dengan 10 pemain dan menahan Malaysia 0-0. Namun mantan pelatih Garuda Muda itu masih menemukan sejumlah kekurangan dalam sistem permainan Indonesia, terutama ketika harus bertahan dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.

Timnas Indonesia berhasil menahan Malaysia 0-0 pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026).

Hasil tersebut diraih dalam situasi sulit karena skuad Garuda harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37. Thom Haye mendapat kartu merah setelah pelanggarannya terhadap pemain Malaysia ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR).

Indonesia kemudian lebih banyak bertahan dan menghadapi tekanan Malaysia. Maarten Paes beberapa kali melakukan penyelamatan penting, sementara Justin Hubner juga melakukan sapuan krusial di garis gawang pada penghujung pertandingan.

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri, menilai mental para pemain layak mendapat apresiasi. Namun, ia memberikan penilaian berbeda ketika membahas sistem permainan.

“Nilai saya, 7,5 untuk mental, 6 untuk sistem,” ujar Indra.

Nilai tinggi untuk mental diberikan karena Indonesia mampu mempertahankan skor hingga laga berakhir meski bermain dengan 10 pemain selama lebih dari satu jam.

“Kalau dengan 10 pemain sejak menit 37 sampai 90 lebih, kita tidak kebobolan, itu luar biasa. Itu menunjukkan mental dan perjuangan yang sangat kuat,” kata Indra.

Kendati demikian, Indra menilai masih ada pekerjaan rumah dalam sistem pertahanan Indonesia. Menurutnya, bermain lebih dalam memang menjadi solusi ketika kehilangan satu pemain, tetapi tim tetap perlu memiliki mekanisme untuk memberikan tekanan kepada lawan.

“Untuk sistem saya beri enam. Kenapa? Karena kita lebih banyak bertahan dan menumpuk pemain di belakang,” ujarnya.

“Itu memang bisa menjadi solusi dalam situasi seperti ini, tetapi masih ada yang harus kita perbaiki,” lanjutnya.

Indra menilai pengalaman menghadapi Malaysia harus menjadi bahan evaluasi sebelum Indonesia menjalani pertandingan berikutnya. Ia ingin skuad Garuda memiliki cara untuk keluar dari tekanan dan tetap melakukan pressing meski kehilangan satu pemain.

“Setelah itu baru kita evaluasi. Bagaimana kalau menghadapi lawan dengan kualitas yang berbeda? Bagaimana ketika kita kehilangan satu pemain? Bagaimana tim tetap bisa keluar dari tekanan dan melakukan pressing? Itu yang harus terus dikembangkan,” katanya.

Indonesia kini mengoleksi empat poin dari dua pertandingan dan masih memiliki peluang lolos ke final. Laga terakhir melawan Bangladesh pada 1 Oktober 2026 menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk memperbaiki catatan sekaligus mengejar kemenangan dengan margin gol yang dibutuhkan.

“Jadi saya puji perjuangannya. Mental pemain luar biasa. Tetapi jangan berhenti di situ. Kita harus belajar dari pertandingan ini supaya sistem kita semakin matang,” tutur Indra.

Artikel Tag: malaysia, indra sjafri, timnas indonesia, fifa asean cup

Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/bola/indra-sjafri-nilai-timnas-indonesia-tahan-malaysia-sistem-6-mental-75





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *