Tuesday, September 29News That Matters

Untuk Pak Prabowo, Karena Gibran Siap Melaju Sendiri


Wacana Berita, Jakarta –

Bergabungnya Eks Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai dapat membawa pesan politik yang lebih luas menjelang Pemilu 2029. Salah satunya adalah ia siap menyalonkan sendiri Gibran Rakabuming Raka.

Pengamat Politik Ray Rangkuti bahkan membaca pernyataan mantan presiden itu soal partainya telah membuat takut banyak pihak meski merupakan partai baru dapat diarahkan kepada dua kelompok sekaligus yakni parpol pesaing dan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: PAN, PKB dan Demokrat Jadi Target Utama Deklarasi Jokowi usai Gabung PSI

“Harus dilihat dalam landscape yang lebih luas untuk menafsirkan itu,” kata Ray, dikutip Selasa (29/9/2026).

Hubungan Jokowi dan Prabowo menurutnya akan mulai merenggang, ditandai dengan munculnya pernyataan dari Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi. Ia diketahui memberikan gambaran mengenai kemungkinan terjadinya perubahan konfigurasi politik sebelum Pemilu 2029.

“Landscape pertama adalah menurut saya salah satu indikator yang paling kuat itu adalah pidato Budi Arie,” kata Ray.

Ray bahkan menyebut pernyataan tersebut sebagai semacam deklarasi awal mengenai kemungkinan berakhirnya kebersamaan politik dari Jokowi dan Prabowo.

“Dalam bahasa yang lain saya menyebut itu deklarasi kecil-kecilan dari dia yang mengatakan bahwa dia siap berpisah dengan Pak Prabowo,” ujarnya.

Menurut Ray, kemungkinan tersebut berkaitan dengan peta politik menuju 2029. Jokowi kini berada di PSI. Sedangkan Gibran masih menjadi wakil presiden di pemerintahan Prabowo.

Ray kemudian mengaitkan posisi politikus muda itu dengan pernyataan Jokowi dan PSI. Gibran dengan hal itu punya kemungkinan tidak selamanya bergantung pada konfigurasi politik yang sama dengan Prabowo.

“Oleh karena itu, kira-kira yang ditarget oleh kata ‘hati-hati’ itu; Satu, ke person-nya Pak Prabowo. Karena Gibran siap melaju sendiri,” pungkas Ray.

Sebelumnya, Jokowi sendiri secara terbuka meminta kader partainya percaya dengan kemampuan dari PSI. Ia juga menunjukkan keberanian menghadapi kemungkinan kenaikan parliamentary threshold hingga 8 persen.

“Karena meskipun PSI ini partai baru, tetapi sekarang ini sudah banyak yang ketakutan,” kata Jokowi.

Baca Juga: Dari Pidato Budi Arie hingga Deklarasi Lewat PSI: Jokowi Siap Berpisah dengan Prabowo

“Oleh sebab itu saya sampaikan, mau parliamentary threshold 5 persen, oke, nggak masalah. Mau parliamentary threshold 6 persen, nggak masalah. Mau parliamentary threshold 7 persen, nggak masalah. Mau parliamentary threshold 8 persen, nggak masalah,” tambah Jokowi.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *