
Berita Super League: Persija Jakarta kembali membuktikan komitmennya dalam mengorbitkan bakat muda ke panggung sepak bola profesional.
Tim berjuluk Macan Kemayoran ini resmi mempromosikan tiga pemain muda dari akademi pembinaan, yakni Muhammad Farhan Sopiulloh, Agi Firmansyah, dan Nathan Fariel Kusuma, ke tim senior. Langkah ini menegaskan keberlanjutan tradisi regenerasi pemain yang konsisten dijalankan klub.
Bagi ketiga pemain muda tersebut, menembus tim utama menjadi lompatan karier yang signifikan. Setelah melewati jenjang kelompok usia U-16, U-18, hingga U-20, mereka kini dihadapkan pada tuntutan performa yang jauh lebih berat, baik dari segi intensitas latihan, ketahanan fisik, maupun kecepatan berpikir di lapangan.
Nathan Fariel mengungkapkan bahwa proses adaptasi menjadi tantangan terbesar saat harus berbaur dan bersaing dengan para senior.
“Tantangan terbesar adalah adaptasi. Sebab, ketika di U16, 18, sampai U20, intensitas latihannya sangat berbeda dengan tim utama. Di sini saya dituntut untuk lebih cepat dalam mengambil keputusan, lebih kuat secara fisik, mental harus lebih siap, dan yang paling penting harus juga bisa konsisten di setiap harinya,” kata Nathan Fariel seperti dikutip dari laman resmi I League.
Selain tuntutan fisik, persaingan internal memperebutkan menit bermain juga berlangsung amat ketat, terutama di lini serang yang diisi deretan pemain berpengalaman. Namun, Nathan menyikapinya sebagai pelecut semangat untuk terus berkembang.
“Saya berusaha fokus menunjukkan sikap dan kerja keras di latihan, menjalankan apa yang diminta pelatih, dan selalu siap ketika diberikan kesempatan bermain. Persaingan di lini serang Persija memang ketat dengan banyak pemain bagus di Persija. Tapi ya saya melihat itu sebagai motivasi saya untuk berkembang,” tuturnya.
Kehadiran trio muda ini menambah panjang daftar orbitan akademi Macan Kemayoran. Dalam lima musim terakhir, Persija Jakarta tercatat telah memberikan kesempatan debut bagi 23 pemain muda di level tertinggi.
Puncaknya terjadi pada musim 2021/2022 dengan 10 debutan, termasuk Ilham Rio Fahmi dan Muhammad Ferarri. Tradisi ini berlanjut pada musim-musim berikutnya dengan memunculkan nama-nama seperti Frengky Missa, Rayhan Hannan, Zahaby Gholy, hingga generasi terbaru seperti Arlyansyah Abdulmanan dan Figo Dennis. Pengalaman serta keberanian mempromosikan pemain muda menjadi modal berharga bagi Persija Jakarta dalam mengarungi ketatnya persaingan Super League musim 2026/2027.
Artikel Tag: persija jakarta, super league
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/bola/persija-jakarta-promosikan-tiga-bakat-muda-ke-tim-utama
