Tuesday, September 29News That Matters

Menkeu Suahasil Andalkan Danantara, Ekonomi RI Butuh Suntikan Investasi


Wacana Berita, Jakarta –

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan komitmen Kementerian Keuangan untuk memperkuat sinergi dengan kementerian/lembaga serta instansi pemerintah lainnya, termasuk Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Menurut Suahasil, Danantara merupakan instrumen baru negara yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi dan penciptaan lapangan kerja.

“Kami juga akan bekerja dengan Danantara yang merupakan alat baru negara ini. Danantara telah mulai bekerja untuk secara spesifik melihat ruang-ruang investasi, penciptaan produk barang dan jasa, serta penyerapan tenaga kerja melalui dana investasi negara untuk menciptakan ekonomi Indonesia yang terus tumbuh,” ujar Suahasil di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Di sisi lain, Suahasil menegaskan bahwa pemerintah tetap akan mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen utama kebijakan fiskal untuk menjaga perekonomian sekaligus melindungi masyarakat.

“Kami di APBN akan terus menjaga APBN sehingga kredibel, sehingga APBN bisa menumbuhkan dan terus melindungi masyarakat,” katanya.

Meski berjalan beriringan dengan Danantara, Suahasil sebelumnya menekankan bahwa badan investasi tersebut tidak menggunakan APBN secara langsung. Danantara menjalankan fungsi investasi melalui pengelolaan bisnis, khususnya perusahaan-perusahaan BUMN.

“Danantara bukan APBN, tapi Danantara adalah alat negara untuk investasi. Independen, bukan independen terhadap negara, tapi dia lepas dari APBN, dia berorientasi kepada profit dan mendukung program strategis,” tegasnya.

Baca Juga: LRT Jakarta Telan Rp2,7 Triliun, Danantara Dihadapkan Proyek Minim Cuan

Baca Juga: Kelebihan Kas APBN Tak Sepenuhnya Dipindah, Begini Penjelasan Wamenkeu

Baca Juga: Ditanya Soal Keraguan Publik Usai Gantikan Purbaya, Ini Kata Suahasil

Selain mengelola investasi di sektor BUMN, Danantara juga dapat mendorong keterlibatan sektor swasta sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi. Perannya diarahkan untuk mendukung investasi strategis dan membangun sinergi dalam sejumlah program prioritas, seperti ketahanan energi, ketahanan pangan, hilirisasi industri, hingga industrialisasi.

Suahasil juga menyoroti keterlibatan Danantara dalam pertemuan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Dalam pertemuan KSSK yang terakhir, Danantara juga sudah berdiskusi ikut serta memperkaya perspektif sektor keuangan, karena Danantara sangat-sangat penting di sektor keuangan, namun juga sangat penting bagi sektor riil Indonesia,” tutur Suahasil.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *