
Atlanta Dream dan Washington Mystics memasuki playoff WNBA dengan kepercayaan diri tinggi saat kedua tim bertemu pada Gim 1 seri putaran pertama di Atlanta, Minggu (27/9) malam atau Senin pagi WIB.
Dream menjadi unggulan keempat setelah mengakhiri musim reguler dengan rekor 30-14, sedangkan Mystics menempati unggulan kelima dengan catatan 28-16.
Kedua tim memiliki perjalanan berbeda untuk mencapai postseason, tetapi sama-sama menunjukkan peningkatan setelah melalui periode sulit dalam beberapa musim terakhir.
Atlanta Dream mencatat 30 kemenangan untuk musim kedua secara beruntun, sekaligus menyamai rekor kemenangan terbanyak dalam sejarah franchise.
Setelah sempat mengalami lima kekalahan berturut-turut, Dream bangkit dengan memenangi 18 dari 23 pertandingan terakhir untuk mengamankan keuntungan bermain di kandang dalam seri best-of-three.
“Tidak semua tim di playoff mampu menang di laga tandang dan mencuri sebuah seri,” kata pelatih Dream, Karl Smesko. “Saya jelas berpikir bermain di depan pendukung sendiri dan mendapatkan pertandingan tambahan merupakan sebuah keuntungan.”
Atlanta Dream mengandalkan pengalaman para pemain veteran seperti Allisha Gray dan Rhyne Howard. Gray memimpin tim dengan rata-rata 19 poin per pertandingan, sedangkan Howard mencatat 17,7 poin.
Angel Reese juga memberikan kontribusi penting. Pemain tersebut mencatat rata-rata 16,4 poin dan 12,1 rebound per pertandingan serta membuat rekor liga dengan 32 double-double sepanjang musim.
Smesko mengaku tidak terlalu khawatir ketika timnya mengalami periode lima kekalahan. Dia justru menilai Dream tetap memiliki kualitas untuk bersaing dan mampu berkembang sepanjang musim.
“Bahkan selama lima pertandingan ketika kami kalah beruntun, saya merasa kami adalah tim yang sangat bagus,” kata Smesko. “Yang paling saya sukai adalah bagaimana kami bersatu. Semua orang berusaha menjadi lebih baik. Kami membuat kemajuan sepanjang tahun dan merasa senang dengan cara kami bermain menjelang playoff.”
Di kubu Mystics, pelatih Sydney Johnson membawa tim mencatat peningkatan 12 kemenangan dibandingkan musim 2025. Washington juga mengakhiri musim reguler dengan tujuh kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir.
Mystics kini berusaha meraih kemenangan seri playoff pertama sejak menjadi juara WNBA pada 2019. Johnson menilai timnya sudah siap menghadapi tantangan postseason.
“Saya pikir kami sudah siap sejak beberapa waktu lalu,” kata Johnson. “Saya pikir kelompok ini siap menghadapi tantangan tersebut. Kami bersemangat. Inilah yang kami hadapi di tahun kedua. Tim ini telah melakukan pekerjaan yang luar biasa.”
Shakira Austin memimpin Mystics dengan rata-rata 17 poin per pertandingan, disusul Sonia Citron dengan 16,8 poin. Washington memiliki modal positif karena memenangkan dua dari tiga pertemuan melawan Atlanta pada musim reguler.
Artikel Tag: wnba, washington mystics, atlanta dream
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/basket/atlanta-dream-jamu-washington-mystics-pada-pembuka-seri-playoff-wnba
