
Berita Liga Italia: Legenda Real Madrid dan mantan bek Inter Milan, Roberto Carlos, mengenang Sandro Mazzola sebagai sosok yang membentuk masa kecil kariernya di Italia.
Berbicara di Portugal Football Summit, seperti dikutip dari CalcioMercato, Roberto Carlos merefleksikan hubungannya dengan Sandro Mazzola yang meninggal dunia pada usia 83 tahun.
Bek kiri asal Brasil itu hanya semusim membela Inter pada 1995-1996 sebelum dijual Massimo Moratti ke Real Madrid, keputusan yang kerap disebut sebagai salah satu blunder terburuk sepanjang sejarah klub.
“Saya belajar banyak dari Sandro Mazzola. Ia praktis menjadi guru kedua saya di Italia. Selalu sangat baik hati. Ia punya reputasi mendunia, ia adalah salah satu orang yang darinya kamu belajar banyak,” ujar Carlos.
“Pada akhirnya kamu memenangkan pertandingan lalu mendedikasikannya untuk dia. Ia selalu bilang kepada saya, ‘Bermainlah dengan sukacita, bermainlah dengan bahagia.’ Itu hal terpenting bagi kami.”
Carlos meninggalkan Inter di tahun 1996. Kepergian tersebut disebabkan karena dia dipaksa bermain di posisi winger dan bahkan striker, posisi yang tidak sesuai keinginannya, oleh pelatih Roy Hodgson.
Keputusan ini membuatnya khawatir kehilangan posisi di Timnas Brasil, sehingga dia pun memutuskan untuk meninggalkan San Siro. Selama di Inter, dia mencetak 7 gol dalam 7 pertandingan pembuka sebagai bek kiri.
Setelah itu ia bermain selama 11 tahun di Real Madrid, memenangkan 3 Liga Champions dan 4 gelar La Liga, menjadi legenda di posisi bek kiri, dan ia berulang kali mengkritik Hodgson yang menghancurkan dirinya.
Artikel Tag: inter milan, liga italia, roberto carlos
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/bola/kenang-sandro-mazzola-roberto-carlos-dia-guru-kedua-di-italia
