
Mantan juara tinju dunia Floyd Mayweather menarik gugatan perdata senilai 175 juta dolar AS yang diajukan terhadap mantan manajer bisnis dan sejumlah mitra usahanya.
Berdasarkan catatan pengadilan, pencabutan gugatan tersebut dilakukan pada Kamis (24/9).
Floyd Mayweather, 49 tahun, pertama kali mengajukan gugatan pada Mei di pengadilan New York.
Ia menuduh mantan manajer investasinya, Jona Rechnitz, serta Ayal Frist, pengelola perusahaan real estat dan investasi Frist Apex Ventures, melakukan penipuan dalam sejumlah transaksi dan terlibat dalam pelanggaran kewajiban fidusia.
Frist Apex Ventures merupakan salah satu perusahaan tempat Mayweather menempatkan sebagian besar dananya.
Gugatan tersebut menuduh Rechnitz dan Frist melakukan tindakan yang merugikan kepentingan finansial petinju tersebut selama beberapa tahun.
“Untuk saat ini, klien kami memutuskan untuk menarik gugatannya tanpa mengesampingkan hak untuk mengajukannya kembali,” kata pengacara Mayweather, Leo Jacobs, dalam pernyataan melalui email kepada ESPN, Kamis.
Pencabutan “without prejudice” berarti Floyd Mayweather masih memiliki hak untuk mengajukan kembali gugatan dengan klaim yang sama. Namun, belum diketahui apakah ia berencana melakukannya.
Pengacara Rechnitz sebelumnya membantah seluruh tuduhan ketika gugatan diajukan. Ia menyebut klaim Mayweather “sepenuhnya tidak berdasar dan dibantah oleh bukti dokumenter yang substansial”.
Sumber yang dekat dengan Rechnitz kembali menegaskan pada Kamis bahwa tuduhan tersebut tidak memiliki dasar hukum.
Menurut catatan pengadilan, Rechnitz dan Frist seharusnya memberikan tanggapan atas gugatan Mayweather pada Jumat.
Pencabutan tersebut menyelesaikan salah satu dari sejumlah perkara hukum yang masih melibatkan Mayweather.
Ia masih menghadapi gugatan senilai 340 juta dolar AS yang diajukannya terhadap Showtime Networks di pengadilan federal. Dalam perkara tersebut, Mayweather menuduh Showtime melakukan penipuan dan konspirasi.
Di sisi lain, Floyd Mayweather juga menjadi tergugat dalam beberapa perkara yang menuduh dirinya belum membayar barang dan jasa.
Ia bersama Frist Apex Ventures turut menjadi tergugat dalam gugatan perdata terkait dugaan pelanggaran kontrak mengenai rencana pertarungan Mayweather melawan Manny Pacquiao, Mike Tyson, dan Mike Zambidis.
Masalah hukum Mayweather juga mencakup perkara pidana di Clark County, Nevada.
Ia menghadapi dakwaan pencurian dan “intent to defraud” terkait dugaan penerbitan cek senilai 200.000 dolar AS yang tidak dapat dicairkan untuk membeli sebuah jam tangan di Las Vegas.
Selain itu, pada Maret, Internal Revenue Service (IRS) mengajukan hak tanggungan pajak hampir 7,3 juta dolar AS terhadap Mayweather atas pajak yang belum dibayar untuk tahun 2018 dan 2023.
Artikel Tag: manny pacquiao, floyd mayweather, mike tyson
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/tinju/floyd-mayweather-tarik-gugatan-perdata-terhadap-mantan-manajer-bisnis
