Friday, September 25News That Matters

HGII Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Targetkan Kapasitas Terkontrak 100 MW pada 2031


Wacana Berita, Jakarta –

PT Hero Global Investment Tbk (HGII), perusahaan publik yang bergerak di sektor energi baru terbarukan (EBT), terus memperkuat bisnisnya melalui pengembangan kapasitas pembangkit dan kemitraan strategis.

Sejak mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Januari 2025, HGII terus mengembangkan portofolio energi terbarukan. Saat ini, Perseroan mengelola total kapasitas 19 megawatt (MW) dari Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM).

HGII menargetkan peningkatan kapasitas terkontrak hingga 100 MW pada 2031. Untuk mencapai target tersebut, Perseroan mengembangkan portofolio pembangkit yang mencakup Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM), Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg), serta Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm).

Pengembangan portofolio tersebut menjadi bagian dari strategi HGII dalam memperluas bisnis energi terbarukan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap kebutuhan energi bersih di Indonesia.

Baca Juga: HGII Raih Anugerah Khusus Sustainability di IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Sejalan dengan pengembangan bisnis, HGII juga memperkuat posisinya dalam ekosistem pasar modal berkelanjutan. Pada Agustus 2026, HGII menjadi salah satu dari tiga emiten yang memperoleh label saham hijau atau IDX Green Equity Designation dari Bursa Efek Indonesia.

Direktur Utama HGII, Robin Sunyoto, mengatakan pengembangan bisnis energi terbarukan dilakukan dengan tetap memperhatikan penguatan fundamental dan tata kelola perusahaan.

“Kami memaknai berbagai apresiasi dari para pemangku kepentingan independen sebagai bagian dari perjalanan HGII dalam membangun bisnis energi terbarukan dan memperkuat fundamental Perseroan. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kinerja, tata kelola, serta mengembangkan proyek-proyek energi terbarukan secara berkelanjutan,” ujar Robin.

Dengan target kapasitas terkontrak hingga 100 MW pada 2031, HGII akan melanjutkan pengembangan portofolio energi terbarukan melalui berbagai jenis pembangkit serta memperluas kemitraan strategis.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi HGII dalam industri energi terbarukan sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem energi bersih di Indonesia.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *