Thursday, September 24News That Matters

Carlos Alcaraz Ungkap Alasan Ia Merindukan Jannik Sinner


Wacana Berita –

Berita Tenis: Carlos Alcaraz bisa dibilang telah merangkum dalam beberapa kata singkat mengenai apa yang membedakan rivalitasnya dengan Jannik Sinner dari rivalitas di antara Tiga Besar.

Baik petenis berkebangsaan Spanyol maupun petenis berkebangsaan Italia, Sinner sama-sama mengalami musim yang terganggu oleh cedera pada musim 2026. Petenis berkebangsaan Spanyol terpaksa melewatkan French Open dan Wimbledon akibat cedera pergelangan tangan, sementara petenis peringkat 1 dunia absen di US Open karena masalah lutut.

Setelah mencapai perempatfinal US Open, petenis peringkat 3 dunia bersiap untuk tampil membela Tim Eropa di Laver Cup akhir pekan ini, sedangkan Sinner berharap dapat kembali bertanding di China Open, Beijing pekan depan.

Kedua petenis baru bertemu sekali pada musim ini, di mana Sinner keluar sebagai pemenang dalam pertemuan mereka di final Monte Carlo Open. Kini, petenis berkebangsaan Spanyol mengaku “merindukan” rival beratnya tersebut.

Kepada BBC Sport, Alcaraz menyatakan, “Saya tidak terlalu sering mengirim pesan kepadanya, tetapi pernah beberapa kali saat ia sedang memenangkan segalanya, terutama di awal musim.”

“Saya merindukannya, saya rindu melihat kehadirannya, dan bertanding melawannya. Ia mendorong saya untuk menjadi petenis yang lebih baik. Orang-orang akan menantikan pertandingan-pertandingan itu, jadi menurut saya situasinya akan menjadi lebih baik.”

Pernyataan singkat mengenai kerinduannya terhadap Sinner bisa dibilang sangat kontras dengan rivalitas antara Novak Djokovic, Rafael Nadal, dan Roger Federer, yang secara gabungan telah memenangkan 66 gelar Grand Slam.

Djokovic mengakui bahwa ketika Nadal dan Federer pensiun pada awal dekade ini, sebagian dari dirinya seolah ikut pergi bersama mereka. Namun di sepanjang kariernya, ia tidak pernah memiliki hubungan yang begitu akrab dengan keduanya.

Bahkan, musim lalu Djokovic berkomentar mengenai dua rival besarnya itu, “Kami tidak pernah berteman. Antara rival, hal itu tidak mungkin terjadi, tetapi kami juga tidak pernah bermusuhan. Saya selalu menaruh hormat kepada Federer, ia adalah salah satu yang terhebat sepanjang masa. Ia memberikan dampak yang luar biasa, namun saya tidak pernah dekat dengannya.”

Pada musim 2023, Federer bahkan mengakui bahwa ia tidak menyukai Nadal di awal kariernya, meskipun hubungan keduanya telah menjadi jauh lebih akrab seiring berjalannya waktu.

“Kami mulai menghargai rivalitas tersebut,” ujar Federer kala itu. “Kami bahkan hampir merindukan masa-masa saat kami bertanding melawan satu sama lain setiap akhir pekan. Dulu, mungkin karena hal itulah kami tidak tahan satu sama lain.”

Nadal kabarnya tidak menyukai aksi Djokovic yang menirukan gaya bermainnya di awal karier petenis berkebangsaan Serbia, terkadang tampak ada sedikit rasa tidak suka terhadap petenis berkebangsaan Serbia, meski di saat yang sama ia sangat menghormati bakat luar biasa yang dimiliki sang rival di lapangan.

Namun, situasinya berbeda dengan Alcaraz dan Sinner, yang jika digabungkan telah mengoleksi 12 gelar Grand Slam. Bagaimanapun juga, dunia tenis ingin melihat mereka kembali saling berhadapan sesegera mungkin.

Artikel Tag: roger federer, rafael nadal, novak djokovic, jannik sinner, carlos alcaraz

Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/tenis/carlos-alcaraz-ungkap-alasan-ia-rindukan-jannik-sinner





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *