Monday, September 21News That Matters

Waspada CS Palsu di WhatsApp dan Medsos, Orderkuota Bongkar Modus Penipuan Digital Terbaru


Wacana Berita, Jakarta –

Orderkuota mengingatkan pengguna terhadap modus penipuan digital yang mengatasnamakan layanan Customer Service(CS) perusahaan melalui Google dan media sosial. Pelaku memanfaatkan nomor WhatsApp palsu yang disebarkan melalui hasil pencarian maupun konten di berbagai platform untuk menjebak pengguna yang sedang mengalami kendala transaksi.

Tim Legal Orderkuota, Aprillya, mengatakan pelaku menggunakan pola yang terstruktur, termasuk memanfaatkan Search Engine Optimization (SEO) Spam dan memanipulasi konten pada situs dengan domain berotoritas tinggi seperti situs pemerintah berdomain .go.id atau situs desa.

Nomor WhatsApp palsu kemudian ditanamkan dalam artikel atau konten yang dimanipulasi agar muncul di halaman awal pencarian Google. Tautan tersebut selanjutnya disebarkan melalui Facebook, Instagram, dan YouTube dalam bentuk video maupun komentar yang menawarkan bantuan kepada pengguna.

“Pelaku secara spesifik mengeksploitasi kepanikan dan urgensi pengguna yang sedang mengalami kendala transaksi. Narasi utama yang selalu mereka jual adalah jaminan penyelesaian instan dan layanan supercepat tanpa antrean,” ujar Aprillya dalam keterangan resminya.

Menurut dia, setelah korban menghubungi nomor tersebut, pelaku akan berpura-pura sebagai tim teknis. Korban kemudian dapat diminta mentransfer sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi, verifikasi sistem, atau deposit jaminan.

Pelaku juga berupaya memperoleh data sensitif pengguna, seperti kode one-time password (OTP), PIN, dan kata sandi akun.

Orderkuota menegaskan layanan CS resminya tidak beroperasi melalui WhatsApp. Perusahaan menyebut WhatsApp hanya digunakan untuk pengiriman kode OTP resmi Orderkuota.

“Kami menegaskan bahwa segala nomor WhatsApp yang beredar di internet dan mengaku sebagai Customer Service Orderkuota dapat dipastikan seratus persen palsu dan merupakan bentuk indikasi penipuan,” kata Aprillya.

Layanan bantuan resmi tersedia melalui fitur Live Chat di dalam aplikasi Orderkuota. Pengguna juga dapat mengakses kanal Telegram resmi @orderkuota melalui menu aplikasi, situs resmi Orderkuota, serta akun media sosial resmi perusahaan.

Orderkuota juga menegaskan CS resmi tidak akan meminta biaya transfer saldo ataupun meminta data rahasia seperti OTP, PIN, dan kata sandi akun.

Untuk membatasi penyebaran modus tersebut, tim Legal dan teknis Orderkuota melakukan pemantauan di ruang digital. Perusahaan juga mengajukan permohonan pemblokiran dan penghapusan konten atau takedown kepada Google, YouTube, Instagram, dan Facebook terhadap tautan maupun akun yang mencatut nama Orderkuota.

Di sisi internal, perusahaan menyebut keamanan aplikasi diperkuat melalui autentikasi berlapis atau multi-factor authentication, enkripsi pertukaran data, serta pembatasan akses dari perangkat yang dianggap mencurigakan.

Orderkuota mengimbau pengguna tidak mencari nomor CS melalui Google atau media sosial ketika mengalami kendala transaksi. Pengguna diminta mengakses fitur Live Chat langsung melalui aplikasi.

Bagi pengguna yang telanjur berinteraksi dengan pelaku atau memberikan data rahasia, perusahaan menyarankan segera menghentikan komunikasi dan memblokir nomor penipu, mengganti kata sandi serta PIN, kemudian menghubungi Live Chat resmi untuk meminta bantuan mengamankan akun, termasuk memutus sesi login mencurigakan dan membekukan akun sementara jika diperlukan.

“Reputasi dan kepercayaan publik adalah aset yang paling penting bagi kami. Kami memohon kepada seluruh pelanggan setia untuk selalu mengedepankan kehati-hatian. Pastikan setiap kendala transaksi hanya dikonsultasikan melalui fitur Live Chat resmi di dalam aplikasi Orderkuota demi keamanan akun dan saldo Anda,” tutup Aprillya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *