
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) mulai hari ini, Senin (21/9/2026). Suspensi dilakukan setelah harga saham BIKE mengalami kenaikan kumulatif yang signifikan.
Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan mengatakan penghentian perdagangan dilakukan sebagai langkah pendinginan pasar atau cooling down sekaligus untuk memberikan perlindungan kepada investor.
“BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) pada tanggal 21 September 2026,” ujar Endra.
Sebelum disuspensi, saham BIKE ditutup di level Rp1.130 per saham pada Jumat (18/9/2026). Dalam sepekan terakhir, saham BIKE telah menguat 14,1%.
Kenaikan lebih tinggi terjadi dalam sebulan terakhir, dengan harga saham BIKE melonjak 126%. Sedangkan dalam enam bulan, saham BIKE telah meroket 192,7%, dari Rp386 pada 25 Maret 2026 menjadi Rp1.130 per saham pada 18 September 2026.
Baca Juga: Usai Demutualisasi, OJK: BEI Tetap Independen
Baca Juga: Jelang Delisting, BEI: 17 Emiten Belum Buka Perkembangan Buyback Saham
Baca Juga: BIKE Garap Proyek Pengembangan Pasar Minggu Rp1 Triliun
Dia mengatakan suspensi memberikan waktu bagi pelaku pasar untuk mencermati informasi yang tersedia sebelum mengambil keputusan investasi.
“Bursa juga mengimbau investor dan pihak berkepentingan lainnya untuk memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan BIKE selama masa suspensi,” ungkap Endra.
