Sunday, September 20News That Matters

Bikin Riuh! Pimpinan Gontor Nyindir ‘Orang Enggak Punya Ijazah, Cari Ijazah’ di Depan Presiden Prabowo


Wacana Berita, Jakarta –

Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Ponorogo, Jawa Timur, pada Sabtu (19/9/2026), diwarnai momen penuh tawa.

Pimpinan PMDG, KH Hasan Abdullah Sahal, sukses membuat suasana riuh lewat pidato sambutannya di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan ribuan tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Hasan menegaskan komitmen kuat Gontor yang konsisten memilih jalur pendidikan untuk membangun bangsa. Menariknya, saat berpidato, ia menyisipkan gaya bahasa yang lekat dengan sosok sang presiden.

“Kami tetap memilih pendidikan. Bapak Presiden, saya… Saya tak (mau) ngomong agak ndak enak ya, Pak. Sorry yee,” ucap Kiai Hasan.

Guyonan berlanjut ketika Kiai Hasan menceritakan kecemasannya menanti kepastian kehadiran Prabowo di acara satu abad Gontor. Ia mengaku janji kehadiran tersebut terus terngiang di kepalanya sejak awal September.

“Sejak Pak Prabowo ngomong sama saya September, September, September. Otak saya, Pak Prabowo, Pak Prabowo. Andaikata Pak Prabowo hari ini enggak datang, hah ini, muka saya, saya taruh di mana? Akhirnya saya harus cari muka,” candanya yang langsung disambut gelak tawa hadirin.

Kiai Hasan kemudian memperluas candaannya menjadi sindiran sosial yang menohok terkait fenomena orang-orang yang menghalalkan segala cara demi mendapatkan sesuatu.

Ia menyentil pihak-pihak yang sibuk mengejar hal yang tidak dimilikinya, mulai dari ijazah palsu hingga jabatan.

“Sekarang banyak orang yang cari muka, betul? Orang ndak punya ijazah, cari ijazah. Orang ndak punya nama, cari nama. Orang ndak punya uang, cari uang. Orang ndak punya jabatan, cari jabatan. Orang ndak punya muka, cari muka,” sentil Kiai Hasan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto hadir dalam Resepsi Kesyukuran 100 Tahun PMDG yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) Kampus Pusat. Momentum satu abad ini dinilai sebagai refleksi panjang Gontor memasuki abad kedua pengabdiannya.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan rasa syukurnya dapat hadir dan menjadi bagian dari sejarah besar pondok pesantren tersebut.

“Kita bersyukur atas kesehatan dan napas yang masih diberikan kepada kita sehingga kita dapat berkumpul di tempat yang mulia ini, dalam acara yang sangat istimewa ini, yaitu resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo,” ujar Presiden Prabowo.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *