Saturday, September 19News That Matters

Gontor Jangan Berpolitik Praktis, tapi Harus Paham Politik


Wacana Berita, Jakarta –

Presiden Prabowo Subianto mengatakan Pondok Modern Darussalam Gontor tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Namun, ia menilai Gontor tetap perlu memahami politik dan berada di atas seluruh golongan politik.

Menurut Prabowo, Gontor perlu menjaga posisinya agar tidak berpihak pada kepentingan politik praktis. Meski demikian, pemahaman terhadap politik tetap diperlukan agar institusi pendidikan dapat memahami dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya tahu Gontor tidak boleh berpolitik. Itu benar. Gontor jangan ikut politik praktis. Tapi harus paham politik,” ujar Prabowo dalam pidatonya pada Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Prabowo juga mengatakan Gontor harus berada di atas seluruh golongan politik. Menurutnya, posisi tersebut tidak berarti Gontor harus menjauh dari persoalan kebangsaan.

“Gontor harus di atas segala golongan politik. Gontor tidak boleh ke mana-mana, tapi harus ada di mana-mana,” katanya.

Baca Juga: Prabowo Sebut Ribuan Kapal Nelayan Akan Dibangun Tahun Depan

Baca Juga: Prabowo: Sawit Punya 57 Produk Turunan, dari Obat hingga BBM

Baca Juga: Prabowo Ungkap PAN ‘Bokek’ dan Masih Utang, Zulhas-Hatta Cuma Bisa Senyum

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut menyinggung kontribusi alumni Gontor dalam pemerintahan dan kehidupan politik Indonesia. Ia mengatakan sejumlah alumni Gontor turut berada dalam koalisi politik yang mendukungnya.

“Saya tahu banyak alumni Gontor ada di situ. Terima kasih dukungan,” ujar Prabowo.

Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut dalam rangkaian pidatonya pada peringatan 100 tahun Gontor. Ia juga mengapresiasi nilai-nilai yang diajarkan Gontor, termasuk keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *