Friday, September 18News That Matters

Presiden Tak Berani Sebut Angka Gaji Ideal Seorang Guru, P2G Kecewa Berat Pertanyakan Komitmen Prabowo


Wacana Berita, Jakarta –

Isu kesejahteraan tenaga pendidik kembali menjadi sorotan tajam. Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Iman Zanatul Haeri, melontarkan kritik keras terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dinilai menghindar dan tidak berani mematok angka pasti untuk upah minimum guru.

Kritikan menohok ini mencuat merespons tayangan wawancara eksklusif antara jurnalis TV One, Andromeda Mercuri, dengan Presiden Prabowo di kediaman pribadinya di kawasan Hambalang.

Dalam momen tersebut, Andromeda melempar pertanyaan tajam yang selama ini menjadi keresahan jutaan pahlawan tanpa tanda jasa di Tanah Air.

“Kalau boleh menyebut angka, berapa gaji guru yang ideal?” tanya sang jurnalis.

Alih-alih memberikan nominal atau kisaran angka sebagai standar kelayakan, Prabowo justru memberikan jawaban yang bersifat normatif. Ia berdalih bahwa standar di setiap daerah berbeda-beda.

“Tentunya kan daerah berbeda-beda, yang penting harus perbaiki kesejahteraan guru, dan kita sudah banyak lakukan. Sudah dilakukan pengiriman uang ke langsung, sekarang tidak berjenjang. Kita ingin jelas diperbaiki kondisinya,” urai Prabowo.

Jawaban mengambang dari Kepala Negara inilah yang memantik reaksi keras dari P2G. Iman Zanatul Haeri secara khusus mengapresiasi pertanyaan berani dari Andromeda, karena dari jawaban tersebut, publik akhirnya bisa menilai sejauh mana keseriusan pemerintah.

“Prabowo tidak berani menyebut angka upah minimum guru. Terima kasih Mas Andromeda, pertanyaan ini sangat penting ditanyakan kepada Presiden. Dan akhirnya kita tahu, komitmen beliau untuk upah minimum guru memang tidak ada,” sentil Iman.

Iman menegaskan bahwa dengan tugas mulia mencerdaskan anak bangsa, masalah kesejahteraan guru adalah hal yang sangat krusial dan mendesak.

Retorika perbaikan kesejahteraan tanpa adanya penetapan standar upah minimum yang jelas dinilai sebagai bentuk ketiadaan komitmen politik.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *