Tuesday, October 20News That Matters

Meski Resmi Ditutup, Terminal Cicaheum Masih Layani Penumpang, Dishub Kenang Lewat Scene Mirip Preman Pensiun


WACANA BERITA – Terminal Cicaheum di Kota Bandung resmi menghentikan operasionalnya sebagai terminal bus reguler untuk layanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) sejak Jumat (26/6/2026). Seluruh layanan resmi dipindahkan ke Terminal Leuwipanjang.
‎
‎Namun, berdasarkan pantauan Koran Mandala pada Minggu (28/6/2026) sore, aktivitas di Terminal Cicaheum masih terlihat. Sejumlah bus masih berada di area terminal dan beberapa penumpang masih melakukan keberangkatan dari lokasi tersebut.
‎
‎Salah seorang penumpang tujuan Nusa Bali, Rara (32), mengaku tetap berangkat dari Terminal Cicaheum karena titik keberangkatan yang tertera pada tiket yang dibelinya secara daring masih berada di terminal tersebut.
‎
‎”Saya pesan tiket online dan alamatnya di Terminal Cicaheum. Saya kurang tahu masalah tutupnya, karena sesuai tiket masih di Terminal Cicaheum,” ujar Rara Saat ditemui di terminal Minggu (28/6/2026)
‎
‎Sementara itu, seorang warga yang berada di kawasan terminal berinisial (A) menduga aktivitas bus masih berlangsung di Cicaheum karena Terminal Leuwipanjang sedang padat.
‎
‎ “Setahu saya katanya penuh di Terminal Leuwipanjang, makanya sebagian masih ada yang di sini,” katanya singkat
‎
‎Di tengah penutupan tersebut, Dinas Perhubungan Kota Bandung turut mengenang perjalanan panjang Terminal Cicaheum melalui sebuah video kreatif berjudul “Cicaheum Pensiun” yang diunggah di akun Instagram @bdg.dishub.

Cicaheum Pensiun Video @bdgdishub
Cicaheum Pensiun Video @bdgdishub

‎Video itu dibuat menyerupai adegan dalam serial televisi Preman Pensiun yang selama bertahun-tahun identik dengan Terminal Cicaheum sebagai salah satu lokasi syutingnya.
‎
‎Scene dibuka dengan teriakan tiga orang calo bus yang memanggil penumpang di depan bus-bus yang terparkir.
‎
‎Adegan kemudian berpindah ke atas jembatan terminal, tempat yang mengingatkan penonton pada karakter Kang Mus yang biasa mengawasi aktivitas anak buahnya.
‎
‎Dalam video tersebut, tiga petugas Dishub berdiri di atas jembatan sambil memandang ke area terminal.
‎
‎Salah seorang petugas kemudian menyampaikan narasi penuh makna.
‎
‎ “Ada yang datang, ada juga yang harus pergi. Puluhan tahun terminal ini berdiri menjadi saksi perjalanan ribuan orang. Tempat ini merupakan tempat pertemuan, perpisahan, dan juga perjuangan.”
‎
‎Adegan berlanjut ke area parkir bus dengan narasi yang menggambarkan Terminal Cicaheum bukan sekadar tempat naik dan turun penumpang.
‎
‎ “Terminal Cicaheum bukan hanya menaikkan dan menurunkan penumpang saja, tapi juga menjadi ruang cerita kehidupan wargi Bandung.”
‎
‎Di penghujung video, Dishub menyampaikan pesan perpisahan untuk terminal yang telah puluhan tahun melayani masyarakat.
‎
‎ “Di sini banyak cerita dimulai. Ada yang berangkat untuk mencari nafkah, ada yang pulang membawa rindu. Bahkan ada yang sekadar singgah lalu pergi membawa kenangan.”
‎
‎”Kini Terminal Cicaheum memasuki masa purna tugasnya, mengakhiri perjalanan panjang yang telah menemani Kota Bandung selama bertahun-tahun. Ini bukan akhir sebuah cerita, melainkan awal dari babak baru. Terima kasih Terminal Cicaheum atas pengabdiannya untuk masyarakat Kota Bandung. Ini pertemuan terakhir.” Tegas salah satu petugas dishub
‎



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *