Sunday, October 18News That Matters

Selamatkan Kemampuan Baca-Tulis, Pemerintah Blokir Total Penggunaan AI untuk Siswa Sekolah Dasar


Wacana Berita, Jakarta –

Pemerintah Norwegia mengambil langkah tegas dengan melarang penggunaan kecerdasan buatan (AI) generatif bagi seluruh siswa Sekolah Dasar (SD). Kebijakan ini akan mulai berlaku pada tahun ajaran baru, akhir Agustus 2026.

Melansir laporan Engadget, aturan tersebut menyasar anak usia 6 hingga 13 tahun atau siswa kelas 1 sampai kelas 7 SD. Pemerintah menilai penggunaan AI generatif pada usia dini berpotensi menghambat perkembangan kemampuan dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung.

Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Støre, menegaskan bahwa sekolah harus kembali pada fungsi utamanya sebagai tempat pembentukan kemampuan dasar anak.

“Sekolah perlu memprioritaskan kemampuan dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung dibandingkan ketergantungan pada teknologi AI,” kata Jonas Gahr Støre.

Pemerintah Norwegia menerapkan kebijakan bertingkat terkait penggunaan AI di lingkungan pendidikan:

  • Usia 6–13 tahun (SD): Dilarang total menggunakan AI generatif di sekolah
  • Usia 14–16 tahun: Dibatasi ketat dan hanya boleh digunakan dalam pengawasan guru
  • Usia 17 tahun ke atas: Diperbolehkan dengan tanggung jawab akademik dan etika penggunaan

Kebijakan pelarangan AI ini merupakan lanjutan dari pembatasan perangkat digital di sekolah yang telah diterapkan sejak 2024, termasuk pelarangan penggunaan ponsel pintar di lingkungan sekolah.

1. Larangan ponsel di sekolah sejak 2024 disebut menurunkan kasus bullying secara signifikan

2. Fokus belajar siswa meningkat seiring berkurangnya distraksi digital di kelas

3. Kasus stres dan kecemasan pada pelajar dilaporkan menurun, terutama pada kelompok remaja

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *