Wednesday, September 16News That Matters

Jarang Diperhatikan, Kasus Panama Jadi Kunci Motif AS Serang Iran


Wacana Berita, Jakarta –

Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie menilai bahwa motif Amerika Serikat (AS) menyerang Iran bukan semata persoalan militer, melainkan terkait penguasaan jalur ekonomi strategis, khususnya Selat Hormuz.

Connie mengingatkan publik tentang kasus Panama, di mana Jaksa Agung setempat membatalkan kontrak puluhan tahun pengelolaan pelabuhan strategis di Terusan Panama oleh korporasi China akibat intervensi AS.

“Coba kita perhatikan kasus Iran. Iran ini kan sebelum Iran ada kejadian Panama. Orang mungkin enggak pay attention, tapi Panama itu terjadi — dia enggak perang — tapi jaksa agungnya merubah sebuah peraturan hanya karena tekanan dari Amerika Serikat, tentang Selat Panama,” jelas Guru Besar Saint Petersburg State University (SPbSU) itu dalam  YouTube Refly Harun, dikutip Jumat (12/6).

Menurutnya, pola yang sama kini terlihat pada Iran. “Nah, kemudian sekarang Iran. Ya kan, bagaimana selat itu, apapun alasannya — kalau saya lihat kan cuma ekonomi. Kemudian penguasaan selat,” imbuhnya.

Baca Juga: ‘Hampir Tak Mungkin,’ Upaya Donald Trump Akhiri Perang Iran-Amerika Bisa Digagalkan Manuver Israel

Connie menambahkan, hal ini sejalan dengan white paper pertahanan AS terbaru tahun 2026 yang menekankan pentingnya menguasai isu ekonomi dan jalur komunikasi laut (sea lines of communications).

“Nah, coba kita kaitkan ke buku putih pertahanan Amerika yang paling baru 2026. Dia bilang, ‘Dunia ini sekarang yang mesti dikuasai oleh Amerika: isu ekonomi dan isu sea lines of communications.’ Which is selat-selat ini kan,” tandasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *