
Dalam konferensi pers sehari sebelum laga, Kamis (23/4/2026), Hodak menegaskan bahwa duel melawan tim berjuluk Singo Edan tidak akan berjalan mudah. Ia menilai Arema FC sebagai salah satu tim dengan kekuatan kolektif yang solid, terutama dalam urusan membangun serangan.
“Besok akan menjadi pertandingan yang sulit. Arema tim yang kuat karena mereka memiliki pemain yang bagus dan bermain dengan baik. Mereka sangat berbahaya saat menyerang,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut.
Persib Tegaskan Larangan Suporter Tamu Jelang Laga Kontra Arema FC di GBLA
Pernyataan Hodak bukan tanpa alasan. Arema FC dikenal memiliki kedalaman skuad yang merata di setiap lini, serta kemampuan transisi menyerang yang cepat. Kondisi ini menjadi peringatan serius bagi lini pertahanan Maung Bandung yang dituntut tampil disiplin sepanjang laga.
Namun di balik kewaspadaan itu, optimisme tetap menyelimuti kubu Persib. Bermain di kandang sendiri menjadi faktor kunci yang diyakini bisa mendongkrak performa tim. Dukungan penuh Bobotoh di GBLA diprediksi kembali menjadi “pemain ke-12” yang memberi tekanan psikologis kepada lawan.
“Kami bermain di kandang. Saya berharap stadion penuh. Ketika kami bermain di depan Bobotoh, itu selalu menjadi keuntungan bagi kami. Jadi kami berharap hasil positif untuk tim besok malam,” kata Hodak.
Kabar menggembirakan juga datang dari kondisi skuad. Hodak memastikan seluruh pemain dalam keadaan fit dan siap diturunkan. Tidak ada pemain yang absen akibat cedera maupun akumulasi kartu, termasuk di posisi penjaga gawang yang seluruhnya tersedia.
“Semua pemain siap untuk tampil, tidak ada yang cedera dan akumulasi. Termasuk penjaga gawang, semua siap,” tegasnya.
Secara klasemen, laga ini memiliki arti yang sangat penting. Persib saat ini masih kokoh di puncak dengan koleksi 65 poin, hanya unggul tipis dua angka dari pesaing terdekat, Borneo FC. Artinya, kemenangan atas Arema FC menjadi harga mati jika Maung Bandung ingin menjaga jarak dan membuka peluang lebih lebar menuju gelar juara.
Dengan kondisi tim yang lengkap, dukungan penuh Bobotoh, serta tekanan untuk mempertahankan posisi teratas, duel di GBLA dipastikan berlangsung panas. Persib tak hanya dituntut menang, tetapi juga harus menunjukkan mental juara di hadapan publik sendiri.
