
WACANA BERITA – Aktivitas arus balik Lebaran di Terminal Cicaheum mulai menunjukkan peningkatan, meski belum mencapai puncaknya. Pihak terminal memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada akhir pekan, tepatnya Sabtu dan Minggu.
Kepala Terminal Cicaheum, Asep Supriadi, mengungkapkan bahwa pergerakan arus balik sudah mulai terlihat sejak awal pekan ini. Namun, peningkatan jumlah penumpang masih tergolong bertahap.
“Untuk arus balik saat ini sudah mulai terlihat, namun belum terlalu signifikan. Kami memprediksi puncaknya akan terjadi pada Sabtu dan Minggu, dengan puncak kedua diperkirakan berlangsung pada 28 hingga 29 Maret,” ujar Asep, Rabu (25/3/2026).
Data sementara menunjukkan, puncak awal arus pergerakan terjadi pada Selasa dengan jumlah 836 penumpang yang dilayani oleh 61 armada bus. Sementara itu, total kedatangan penumpang sejak hari sebelumnya hingga Rabu mencapai 1.410 orang dengan dukungan 104 armada.
Mayoritas penumpang didominasi oleh layanan angkutan antar kota antar provinsi (AKAP), khususnya dari wilayah Jawa Timur. Selain itu, arus kedatangan juga berasal dari angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) seperti Tasikmalaya, Banjar, Pangandaran, dan Kuningan.
Meski demikian, Asep menegaskan bahwa angka tersebut belum mencerminkan keseluruhan arus balik menuju Bandung. Banyak penumpang yang memilih turun di titik-titik jalur lintasan seperti Nagreg atau Cileunyi sebelum mencapai terminal.
“Tidak semua penumpang turun di terminal, sehingga angka yang ada bukan gambaran total arus balik secara keseluruhan,” jelasnya.
Menghadapi puncak arus balik yang diprediksi terjadi akhir pekan ini, pihak terminal memastikan seluruh layanan dalam kondisi siap. Fasilitas pendukung seperti posko kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung telah disiagakan, disertai pengamanan terpadu untuk menjaga kenyamanan penumpang.
Selain itu, pengawasan terhadap armada bus juga diperketat melalui pemeriksaan administrasi dan uji kelayakan kendaraan.
“Pengawasan ini penting untuk memastikan setiap kendaraan yang beroperasi benar-benar laik jalan, sehingga keselamatan penumpang tetap terjamin,” tandasnya.
