Thursday, October 8News That Matters

Ini 4 Amalan Sunah yang Dianjurkan Setelah Solat Ied


WACANA BERITA – Setelah melaksanakan salat Idul Fitri, umat Islam tidak hanya dianjurkan untuk bersilaturahmi, tetapi juga menjalankan sejumlah amalan sunnah yang memiliki nilai spiritual dan sosial. 

Dosen sekaligus Dekan Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung, Asep Ahmad Siddiq, menjelaskan bahwa Rasulullah telah memberikan teladan terkait amalan yang dilakukan setelah salat Id.

Berikut beberapa anjuran sunnah yang dapat dilakukan setelah Idul Fitri:

Aroma Sedap Malam Warnai Jalanan Bandung Jelang Idulfitri

1. Mengucapkan Tahniah (Ucapan Selamat)

Mengucapkan tahniah atau ucapan selamat hari raya merupakan amalan yang dianjurkan. Ucapan ini tidak sekadar formalitas, tetapi juga mengandung doa dan harapan kebaikan.

“Ucapan tahniah itu saling mendoakan, seperti Taqabbalallahu minna wa minkum, semoga Allah menerima amalan kami dan kalian. Ini sudah dikenal sejak zaman sahabat dan diperbolehkan dalam Islam,” ujar Asep. Saat dihubungi Jum’at 20/3/2026

Tradisi ini juga diperkuat oleh riwayat dari Zubair bin Nufair yang menyebut para sahabat saling mengucapkan doa tersebut. Bahkan, Imam Ahmad bin Hanbal menegaskan bahwa ucapan tersebut tidak mengapa dilakukan di hari raya. Selain itu, ucapan lain seperti Id Mubarak

2. Bersalaman dan Mempererat Silaturahmi

Setelah salat Id, umat Islam dianjurkan untuk saling bersalaman (musafahah) sebagai bentuk mempererat ukhuwah.

“Selesai salat, kita saling bersalaman sambil mengucapkan doa. Ini bagian dari silaturahmi dan saling mendoakan antar sesama” jelasnya.

Momentum Idul Fitri menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki hubungan sosial, baik dengan keluarga, tetangga, maupun masyarakat luas.

 3. Melewati Jalan Berbeda Saat Pergi dan Pulang

Sunnah lainnya adalah melalui jalan yang berbeda antara saat berangkat dan pulang dari tempat salat Id. Hal ini berdasarkan riwayat dari Jabir bin Abdullah yang menyebutkan bahwa Rasulullah melakukan hal tersebut.

“Ada hikmahnya, di antaranya agar lebih banyak tempat menjadi saksi amal kita. Selain itu, kita juga bisa bertemu lebih banyak orang sehingga memperluas silaturahmi” kata Asep.

Namun, ia menegaskan bahwa jika kondisi tidak memungkinkan, seperti akses jalan yang terbatas, maka tidak menjadi masalah.

 4. Menunaikan Zakat Fitrah

Zakat fitrah menjadi amalan penting yang tidak boleh dilupakan, bahkan idealnya ditunaikan sebelum salat Id.

Menurut Asep, zakat fitrah memiliki dua fungsi utama, yakni menyucikan ibadah puasa dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Zakat fitrah itu menyempurnakan ibadah puasa dari hal-hal yang sia-sia dan juga memberi makan kepada orang miskin agar bisa merasakan kebahagiaan di hari raya” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa esensi Idul Fitri adalah kebersamaan dan kebahagiaan yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Dengan menjalankan amalan-amalan sunnah ini, Idul Fitri tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga momentum memperkuat nilai spiritual, sosial, dan kepedulian terhadap sesama.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *