Saturday, September 19News That Matters

Tambalan Aspal Bekas Galian Kabel di Bandung Dikeluhkan Warga, Permukaan Jalan Tidak Rata


WACANA BERITA –Perapian bekas proyek ducting di sejumlah ruas jalan Kota mulai terlihat lebih tertata. Namun, warga masih mengeluhkan hasil penambalan aspal yang dinilai tidak rata dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan pada Jumat (6/3/2026) pagi, bekas galian proyek terlihat di beberapa titik seperti di Jalan Gatot Subroto, Jalan Lengkong, dan Jalan Banceuy.

Di Jalan Gatot Subroto, sisa material proyek yang sebelumnya sempat menumpuk di trotoar kini sudah dibersihkan sehingga tidak lagi mengganggu pejalan kaki. Lubang bekas galian di bahu jalan juga telah ditutup kembali dengan aspal.

Ramadan 2026: Pedagang Parsel Bandung Alami Nasib Berbeda

Meski begitu, hasil penambalan terlihat tidak rata dengan permukaan jalan utama. Di sejumlah titik, permukaan aspal tampak cekung sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan pengendara.

Seorang warga sekitar, Deni (32), mengatakan kondisi jalan memang sudah lebih rapi dibanding beberapa hari sebelumnya. Namun, ia menilai kualitas tambalan aspal masih perlu diperbaiki.

“Secara umum sudah lebih rapi dibanding kemarin-kemarin, tapi aspalnya agak turun, jadi tidak rata,” kata Deni.

Kondisi serupa juga terlihat di Jalan Lengkong. Bekas galian yang melintang di sepanjang bahu jalan telah ditutup dengan aspal, tetapi permukaannya tampak berbeda dengan lapisan jalan lama.

Sementara itu di Jalan Banceuy, proses perbaikan dinilai belum selesai sepenuhnya. Selain tambalan jalan yang tidak rata, perbaikan trotoar juga belum dilakukan secara menyeluruh.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku khawatir kondisi tersebut bisa memicu kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua.

“Masih kurang rapi. Permukaannya ada yang agak naik, bisa bahaya buat pengemudi,” ujarnya.

Di salah satu sisi trotoar Jalan Banceuy, susunan bata terlihat amblas akibat galian proyek dan belum diperbaiki.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Farhan, menginstruksikan agar seluruh bekas galian proyek Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (IPT) segera dirapikan dan dibersihkan dari sisa material proyek.

Ia menargetkan seluruh titik proyek sudah tertata pada 6 Maret 2026.

“Besok tanggal 6 kita lihat lagi titik-titik yang bisa dirapikan seperti apa. Intinya dipastikan besok sudah rapi, karena hari ini kita kerjakan,” ujar Farhan pada Kamis (5/3/2026).

Perapian proyek galian tersebut dipercepat setelah banyak keluhan warga terkait keamanan jalan. Selain itu, pemerintah kota juga ingin mengantisipasi gangguan lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur Lebaran.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *