
Berita Basket IBL: Pemain muda Kesatria Bengawan Solo (KBS), Daffa Dhoifullah, bertekad memanfaatkan ajang IBL All Indonesian 2026 sebagai momen untuk menambah pengalaman sekaligus belajar dari para pemain senior yang ada di timnya.
Bagi Daffa, kepindahannya ke KBS bukan sekadar berganti seragam. Ia melihat kesempatan tersebut sebagai bagian dari proses pengembangan diri, terutama dalam memahami sistem permainan dan meningkatkan kemampuannya menjelang IBL musim 2027.
Daffa mengakui masih membutuhkan waktu untuk menemukan peran yang tepat dalam tim barunya. Karena itu, ia menjadikan setiap pertandingan di IBL All Indonesian 2026 sebagai kesempatan untuk terus belajar.
“Sekarang saya berada di tim baru, jadi harus memahami apa yang dibutuhkan tim dan bagaimana saya bisa menyesuaikan diri. Saya juga harus mencari tahu peran yang bisa saya jalankan agar cocok dengan kebutuhan tim,” ujar Daffa Dhoifullah.
Salah satu perbedaan yang paling dirasakan Daffa adalah komposisi pemain di kedua klub. Jika Pacific Caesar lebih banyak dihuni pemain muda, KBS memiliki sejumlah pemain senior yang memberikan pengalaman berbeda baginya.
Menurut Daffa, keberadaan para pemain senior sangat membantu proses adaptasinya, baik saat latihan maupun pertandingan. Mereka tidak segan memberikan arahan, evaluasi, hingga motivasi agar dirinya bisa berkembang.
“Kalau di Pacific kebanyakan pemainnya masih muda. Sementara di KBS sekarang banyak pemain senior. Mereka sangat membantu saya di lapangan, terutama memberikan arahan mengenai kekurangan saya dan apa yang harus dilakukan,” ungkapnya.
“Mereka selalu memberikan masukan setelah latihan maupun pertandingan. Mereka juga terus memberikan semangat kepada saya,” tambah Daffa.
Selain menjadi ajang adaptasi bersama klub baru, Daffa menilai IBL All Indonesian memiliki peran penting dalam meningkatkan kepercayaan diri para pemain lokal.
Turnamen yang berlangsung di GOR Laga Tangkas, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada 24 Oktober hingga 1 November 2026 ini memberikan ruang bagi pemain Indonesia untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi musim depan.
“Yang pasti sangat bisa meningkatkan kepercayaan diri. Apalagi melalui IBL All Indonesian ini, kami sebagai pemain lokal memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan kualitas permainan kami,” kata Daffa Dhoifullah.
“Event ini sangat penting bagi para pemain lokal karena kami mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan secara langsung di lapangan,” lanjutnya.
Meski tengah menjalani tantangan baru bersama KBS, Daffa tidak ingin terlalu terbebani target pribadi. Ia memilih fokus memberikan kontribusi terbaik dalam setiap pertandingan sambil terus memahami kebutuhan tim dan instruksi pelatih.
“Kalau dari saya pribadi, fokusnya lebih kepada game by game. Saya ingin melihat bagaimana saya bisa menyesuaikan diri dalam setiap pertandingan dan memahami apa yang dibutuhkan pelatih dari saya,” jelasnya.
Dengan pendekatan tersebut, Daffa berharap dapat terus berkembang dan menemukan peran terbaiknya bersama KBS.
Bagi Daffa, IBL All Indonesian 2026 bukan hanya tentang hasil pertandingan, tetapi juga kesempatan membangun kepercayaan diri, menambah pengalaman, dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan IBL musim 2027
Artikel Tag: kesatria bengawan solo, daffa dhoifullah, ibl all indonesian
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/basket/daffa-dhoifullah-ingin-serap-pengalaman-pemain-senior-bersama-kbs
