
Berita MotoGP : Petinggi Ducati yaitu Davide Tardozzi memahami keputusan pihak penyelenggara yang membatalkan MotoGP Australia. Keputusan itu didasarkan dengan pertimbangan keselamatan para pembalap.
Ducati sendiri sejatinya diuntungkan dengan cederanya Jorge Martin pada sesi sprint race. Ketika berpeluang memperlebar jarak di balapan utama, sayangnya perlombaan harus dibatalkan karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Davide Tardozzi memang kecewa karena Ducati kehilangan peluang untuk memperlebar margin di klasemen, tetapi juga memahami bahwa keselamatan pembalap adalah prioritas nomor satu.
“Bagi Ducati, jelas ini merupakan peluang yang terlewatkan. Namun, hal pertama yang selalu kami utamakan adalah keselamatan pembalap. Itu jauh lebih penting daripada apa pun, baik olahraga, bisnis, maupun hal lainnya. Secara pribadi, saya pernah kehilangan satu pembalap dalam kariernya di sini pada 1998, yaitu [Carl] Fogarty. Saya tidak ingin hal serupa terjadi lagi. Jika keputusan pembatalan diambil demi keselamatan, maka balapan memang harus dibatalkan. Sekali lagi, saya rasa kami kehilangan sebuah peluang, tetapi keselamatan harus selalu diutamakan daripada olahraga,” ucap Tardozzi.
“Menurut saya, Bezzecchi dan Martin kurang beruntung karena keduanya jelas sangat kompetitif dalam kondisi lintasan kering. Bezzecchi mampu naik dari baris keempat hingga posisi keempat pada sprint. Martin juga melakukan kesalahan, tetapi sebenarnya tampil sangat kompetitif. Saya tidak tahu apakah Marc mampu mengalahkannya. Saya rasa persaingan mereka akan berlangsung ketat hingga akhir, tetapi sayangnya Martin melakukan kesalahan,” pungkasnya.
Artikel Tag: motogp, ducati, davide tardozzi
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/motogp/davide-tardozzi-pahami-keputusan-dari-pembatalan-gp-australia
