
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang meminta seluruh sekolah memperketat pengawasan terhadap siswa menjelang demonstrasi mahasiswa dan masyarakat sipil di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Imbauan ini dikeluarkan menjelang aksi untuk memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Imbauan tersebut tertuang dalam surat bernomor B/400.3.3.5/14580/X/Disdik/2026. Kepala sekolah dan satuan pendidikan diminta memastikan para pelajar tidak mengikuti demonstrasi di luar lingkungan sekolah, sekaligus menjaga agar kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berlangsung aman dan kondusif.
“Sehubungan akan adanya rencana aksi unjuk rasa pada hari Selasa tanggal 20 Oktober 2026 di Jakarta, dengan ini agar Kepala Satuan Pendidikan di Wilayah Kabupaten Tangerang untuk dapat meningkatkan pengawasan dan memantau siswa-siswi agar tidak mengikuti aksi tersebut,” ujar Supriyadi dalam surat imbauan yang diterima Kompas.com, Senin (19/10/2026).
Melalui surat tersebut, Supriyadi berharap pimpinan satuan pendidikan dapat mengantisipasi kemungkinan siswa terprovokasi atau ikut serta dalam aksi unjuk rasa di luar wilayah sekolah.
Baca Juga: Dua Tahun Pemerintahan Prabowo: Investasi Tembus Rp3.923,2 Triliun dan Serap 5,49 Juta Tenaga Kerja
Imbauan Disdik Kabupaten Tangerang muncul menjelang demonstrasi yang direncanakan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama mahasiswa dari sejumlah universitas dan koalisi masyarakat sipil.
Ketua BEM UI, Yatalathof Imawan, membenarkan rencana aksi tersebut. Demonstrasi digelar bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, yang jatuh pada 20 Oktober 2026.
“Benar, BEM UI akan turun aksi besok. Pasti akan bersama dengan universitas lain dan koalisi masyarakat sipil lainnya juga,” kata Athof saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (19/10/2026).
Aksi direncanakan berlangsung di dua titik di Jakarta Pusat, yakni kawasan Tugu Tani di Jalan Raya Kebon Sirih dan Tugu Proklamasi, Menteng.
Hingga Senin, belum ada informasi resmi mengenai daftar lengkap organisasi yang bergabung dalam koalisi maupun jumlah massa yang akan mengikuti demonstrasi.
Rencana demonstrasi tersebut menjadi bagian dari respons kelompok mahasiswa dan masyarakat sipil terhadap perjalanan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI), misalnya, telah mengunggah kritik terhadap pemerintahan selama dua tahun terakhir melalui akun media sosialnya.
Serikat Tahanan Politik juga kembali mengunggah poster bergambar Garuda berlatar biru dengan tulisan “Peringatan Darurat”.
Unggahan tersebut menjadi salah satu indikasi adanya kelompok masyarakat sipil yang bersiap menyampaikan sikap pada momentum dua tahun pemerintahan.
Dengan rencana aksi yang melibatkan mahasiswa lintas kampus dan kelompok masyarakat sipil, demonstrasi pada Selasa dijadwalkan menjadi ruang penyampaian kritik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
