Friday, October 16News That Matters

Penangguhan Sanksi Folarin Balogun Bikin Heboh, Aturan Disiplin Akan Diubah FIFA


Wacana Berita –

Berita Sepak Bola: FIFA akan mengubah peraturan disiplin setelah kontroversi atas keputusannya untuk menangguhkan larangan otomatis kartu merah di Piala Dunia bagi penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Keputusan ini diambil di tengah kritik terhadap langkah FIFA yang menangguhkan larangan bermain otomatis satu pertandingan untuk Folarin Balogun karena kartu merah, sehingga memungkinkan sang striker untuk bermain melawan Belgia di babak 16 besar.

Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa ia secara pribadi telah meminta Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk meninjau kembali sanksi tersebut, yang memicu pertanyaan tentang independensi proses disiplin.

Setelah pertemuan Dewan FIFA di Zurich, presiden RBFA dan anggota Dewan FIFA, Pascale Van Damme, mengatakan bahwa badan pengatur tersebut akan merevisi Pasal 27 Kode Disiplinnya, yang memungkinkan penangguhan pelaksanaan sanksi disiplin dalam keadaan luar biasa.

Usulan amandemen tersebut akan diajukan untuk disetujui pada pertemuan Dewan FIFA berikutnya di Doha pada tanggal 16 Desember, kata federasi sepak bola Belgia.

“Konfirmasi FIFA bahwa Pasal 27 akan diubah, menyusul permintaan yang telah kami ajukan pada bulan Juli, merupakan langkah penting. Usulan amandemen tersebut, bersama dengan penjelasan tentang keadaan khusus kasus Balogun, akan diajukan di Doha,” kata Van Damme.

Sebelumnya, RBFA telah meminta klarifikasi dari FIFA mengenai keadaan seputar keputusan tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka belum menerima penjelasan yang memuaskan tentang bagaimana Pasal 27 telah diterapkan atau kriteria apa yang akan mengatur kasus-kasus serupa.

Artikel Tag: fifa, amerika serikat, belgia, folarin balogun

Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/bola/penangguhan-sanksi-folarin-balogun-bikin-heboh-aturan-disiplin-akan-diubah-fifa





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *