Friday, October 16News That Matters

Sempat Tolak Bantuan, Kini Pemerintah Ketuk Hati Pengusaha untuk Bantu Karhutla


Wacana Berita, Jakarta –

Pemerintah kini mendorong keterlibatan lebih banyak perusahaan untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Ajakan ini muncul setelah pemerintah sebelumnya menyatakan masih mampu menangani karhutla tanpa bantuan dari pihak lain, termasuk negara asing.

Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq meminta para pengusaha di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan ikut berkontribusi dalam upaya pemadaman. Ia menegaskan, keterlibatan dunia usaha seharusnya dipandang sebagai panggilan untuk bersama-sama membantu sesama anak bangsa.

“Sebagai panggilan anak bangsa, panggilan kepada kita semua pada kesempatan hari ini, saya ingin mengetuk kita semua untuk berempati di tengah-tengah upaya kita menangani karhutla di lokasi konsesi masing-masing,” kata Hanif dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla di Jakarta Barat, Kamis (15/10).

Baca Juga: Jokowi Pernah Tunjukkan Ijazah, tapi Versi Scan, Relawan Klaim Aslinya Ada di…

Sebelumnya, pemerintah melalui pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menyebut karhutla belum ditetapkan sebagai bencana nasional. Pemerintah menilai kondisi tersebut masih mampu ditangani dengan pengerahan sumber daya yang tersedia, tanpa bantuan, termasuk dari negara asing.

Namun di tengah upaya penanganan yang berlangsung, pemerintah kini akhirnya menyetujui penerimaan bantuan asing. Hanif juga mendorong perusahaan dalam negeri dengan kapasitas finansial lebih besar dibandingkan masyarakat biasa untuk mengambil bagian dalam pemadaman, terutama di sekitar wilayah operasional masing-masing.

“Alangkah baiknya, alangkah sejuknya, bilamana kemudian dunia usaha yang memiliki kapasitas lebih secara ekonomi dibandingkan masyarakat biasa turut berempati, berkontribusi, dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan,” ungkap Hanif.

Baca Juga: Skor Kepemimpinan Prabowo 5,1, Gibran Lebih Rendah, yang Tertinggi Ternyata…

Kementerian Koordinator Bidang Pangan menargetkan jumlah perusahaan yang terlibat dalam penanganan karhutla di Kalimantan Tengah lebih banyak dibandingkan di Kalimantan Selatan. Jika di Kalimantan Selatan telah dilibatkan sekitar 300 perusahaan, jumlah tersebut akan diperluas dengan melibatkan hampir 500 perusahaan di Kalimantan Tengah.

Perusahaan yang dimaksud merupakan para pemegang konsesi, khususnya korporasi yang bergerak di sektor perkebunan dan kehutanan. Keterlibatan mereka diharapkan memperkuat upaya pemerintah dalam menangani kebakaran di wilayah konsesi masing-masing.

“Metodologi kerja sama badan usaha dengan pemerintah kita. Hari ini kita telah koordinasi dengan seluruh unsur unit usaha, pemegang konsensi, terutama dari sektor perkebunan dan sektor kehutanan yang memang berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan,” ujar Hanif.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *