Monday, October 12News That Matters

Mahfud MD Duga Prabowo Menikmati Kegaduhan Polemik Ijazah Gibran


Wacana Berita, Jakarta –

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menduga Presiden Prabowo Subianto diuntungkan oleh kegaduhan politik yang muncul dalam polemik persyaratan pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Mahfud, perhatian publik yang terpusat pada Gibran dan mantan Presiden Joko Widodo turut menggeser sorotan terhadap pemerintah.

Pandangan tersebut disampaikan Mahfud dalam podcast Terus Terang bersama Rizal Mustary. Ia mengamati perubahan arah kritik publik setelah munculnya polemik terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai persyaratan pencalonan Gibran.

“Saya berpikir Pak Prabowo menikmati situasi kegaduhan ini,” ungkap Mahfud.

Ia menilai, dalam beberapa pekan terakhir, kritik terhadap kebijakan pemerintah tidak lagi menjadi perhatian utama karena perdebatan publik lebih banyak tertuju pada Jokowi dan Gibran.

“Dengan kegaduhan ini, kritik-kritik kepada Pak Prabowo dua minggu terakhir ini tidak ada. Semua serangan ke Pak Jokowi dan Gibran. Pak Prabowo diam, partai politik diam, Gibran dibiarkan sendiri,” jelasnya.

Mahfud mengatakan, sejumlah persoalan yang sebelumnya menjadi perhatian publik berpotensi tersisih akibat polemik tersebut. Salah satunya adalah pengawasan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), selain berbagai isu penegakan hukum.

Menurut dia, dalam dinamika politik, kegaduhan yang berpusat pada satu persoalan dapat mengalihkan perhatian dari isu lain. Namun, Mahfud menyampaikan analisis itu sebagai dugaannya terhadap situasi politik yang berkembang.

“Sehingga saya melihat Pak Prabowo nampaknya nikmat juga menghindarkan serangan ke dirinya lagi. Apa boleh begitu? Boleh, ini namanya politik, itu hak dia untuk melakukan itu,” urai Mahfud.

Meski menilai situasi tersebut dapat menguntungkan Prabowo secara politik, Mahfud mengingatkan bahwa polemik yang berkaitan dengan konstitusi dan penegakan hukum tidak semestinya dibiarkan berlarut-larut.

Baca Juga: Jaga Polemik Wapres Gibran Tak Berlarut, Mahfud MD Sarankan Prabowo Panggil Partai Koalisi

Ia menilai, tanpa penyelesaian yang jelas, persoalan tersebut justru berpotensi kembali menjadi beban politik bagi pemerintah.

“Tapi kalau terlalu lama, itu akan balik lagi,” pungkas Mahfud.

Pernyataan Mahfud menyoroti dua hal sekaligus: pergeseran perhatian publik di tengah polemik Gibran dan risiko politik apabila persoalan hukum yang menjadi sumber perdebatan tidak memperoleh penyelesaian yang jelas. Dugaan bahwa Prabowo sengaja membiarkan kegaduhan tersebut merupakan penilaian Mahfud, bukan fakta yang telah terkonfirmasi secara independen.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *